Warga lainnya, Sri Nur Hidayati mengambil air bersih sebanyak 30 galon per hari untuk kebutuhan 4 orang.
Air bersih juga digunakan untuk memasak, mencuci dan kebutuhan lainnya.
"Sesuai kebutuhan masing-masing warga, kalau saya sekitar 30 galon ada."
"Ya untuk memasak, mencuci, kebutuhan lainnya."
"Sehari kalau sore ambil besok sorenya ambil lagi, jadi sehari sekitar 30 galon untuk empat orang dirumah."
"Perasaannya resah, susah kalau enggak punya air, karena air itu sumber kehidupan," ucap Sri Nur Hidayati.
Kini, warga mengandalkan droping air bersih bantuan dari pemerintah atau sektor swasta. ***
Artikel Terkait
Viral Video 2 Bule Ikut Sinoman Hajatan Pernikahan di Trucuk, Klaten, Pakai Baju Batik hingga Bikin Warga Heboh
Awal Kisah 2 Bule Ikut Sinoman Hajatan Pernikahan di Trucuk, Klaten hingga Bikin Tamu Undangan Heboh, Berawal dari Rasa Penasaran
2 Bule yang Ikut Sinoman Pernikahan di Trucuk, Klaten Happy Sepedaan Keliling Kampung hingga Bagi Alat Tulis ke Anak-anak
Sebelum Pulang, 2 Bule yang Ikut Sinoman Pernikahan di Trucuk, Klaten Piknik ke Umbul Ponggok hingga Makan Nasi Goreng, Begini Katanya
Sensasi Menguji Adrenalin Olahraga Slickline di Lereng Gunung Merapi Wisata Kali Talang Klaten
26 Tim Siswa SD Ikut Lomba Polisi Cilik Satlantas Polres Klaten, Pendidikan Karakter Ciptakan Generasi Emas Tertib Berlalu Lintas
Antusias Ratusan Pelajar SMP di Delanggu, Klaten saat Presiden Jokowi Melintas Jalan Jogja - Solo dan Bagi-bagi Kaos
Kecelakaan ABG Naik Scoopy Tewas Terlindas Bus AKAP di Jalan Jogja - Solo Dekat Exit Tol Jogonalan, Klaten
Ratusan Warga Demakijo, Klaten Ngalap Berkah Berebut 3 Kuintal Gunungan Beras Rojolele Srinuk dan Sayuran hingga Kemeriahan Kirab Budaya