Kata Edy, pihaknya telah membesuk anak-anak yang menjalani rawat inap di rumah sakit.
Ia mengatakan ada 5 anak yang harus menjalani opname.
Kemudian, 1 diantaranya kondisi kesehatan sudah membaik dan diperbolehkan rawat jalan.
"Terkait kejadian dugaan keracunan makanan di SD swasta Bantul ada 5 anak opname dan kemarin sempat kami besuk. Dari 5 itu, satu anak kondisi sudah membaik dan rawat jalan," kata Edy.
Selain Kabid SD Disdikpora Bantul, Kasi Humas Polres Bantul, I Nengah Jeffry juga telah mengkonfirmasi kasus keracunan.
Jeffry mengatakan kini kasus sedang dalam penyelidikan.
Sampel makan siang sedang dalam pemeriksaan di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Untuk memastikannya perlu menunggu hasil laboratorium dari sampel makanan," kata Jeffry.
Lebih lanjut kata Jeffry, hasil lab akan rilis 2 minggu mendatang.
"Untuk hasil uji laboratorium sampel makanan keluar sekitar dua minggu lagi," sambung Jeffry.***
Artikel Terkait
Ditemukan Jasad Pria di Kulon Progo Yogyakarta, Terdapat Luka Lecet di Lengan dan Darah pada Hidung serta Telinga
Kronologi Penemuan Jasad Lansia di Kulon Progo Yogyakarta, Ada Sejumlah Luka Lecet dan Darah Bagian Wajah
4 Fakta Penemuan Jasad Lansia Sebatang Kara di Kulon Progo Yogyakarta: Sosok Jarang Bergaul dan Belum Menikah
5 Fakta Puluhan Siswa SD di Bantul Yogyakarta Keracunan Makan Siang, Ada yang Jalani Rawat Inap hingga Pihak Sekolah Buka Suara