Saat tiba di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro, pihak keluarga menolak korban D untuk dilakukan visum.
"Pihak keluarga tidak mengijinkan untuk dilakukan visum luar maupun otopsi," kata AKP Aris Joko Narimo.
AKP Aris Joko Narimo mengatakan pihak keluarga menyebut kalau korban memiliki penyakit diabates.
"Pihak keluarga mengetahui bahwa korban mempunyai penyakit bawaan yaitu diabetes."
"Jadi, keluarga menyakini bahwa korban meninggal karena sakit," tutur AKP Aris Joko Narimo. ***
Artikel Terkait
Terios Tabrak Brio di Klaten, Mobil Terguling dan Melintang di Tengah Jalan, Diduga Pengemudi Mengantuk
3 Fakta Mobil Terios Menabrak Brio Lalu Bentur Vario di Klaten, Kendaraan Terseret 10 Meter dan Terguling di Tengah Jalan
Terekam CCTV Detik-detik Gerombolan Pemotor Bawa Senjata Tajam Rusak Rumah Warga Gayamprit, Klaten, Pelaku Diduga Masih Anak-anak
4 Fakta Gerombolan Pemotor Bawa Senjata Tajam Rusak Rumah Warga Gayamprit, Klaten, Terekam CCTV hingga Pelaku Masih Anak-anak
Keseruan Kejuaraan Balap Traktor Nasional 2024 di Kebonarum, Klaten, 32 Pembalap Adu Cepat untuk Jadi Juara, Gaet Minat Milenial di Bidang Pertanian
Kemeriahan Ratusan Warga Berebut 8 Gunungan Hasil Bumi dan Jajanan Pasar Festival Candi Kembar di Klaten, Bupati: Meningkatkan Potensi Wisata dan UMKM
Lahan Seluas 2 Hektar di Pedan, Klaten Terbakar, Diduga Berawal Bakar Sampah, Nyala Api Nyaris Merembet ke Bangunan Pabrik dan Ancam Gedung Sekolah
Mayat Pria Ditemukan Tercebur di Selokan Jalan Raya Karangwuni Klaten Bersama Sepeda Ontelnya, Begini Kronologinya