PORTALOKA.ID - Peserta Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Klaten, Jawa tengah menggelar aksi pada Senin, 2 September 2024 siang.
Mereka serukan aksi di gedung DPRD Klaten dengan beberkan deretan dosa Jokowi selama menjabat sebagai presiden Indonesia selama 10 tahun.
Belasan mahasiswa berjalan dari Jalan Pemuda ke gedung DPRD dengan membawa bendera dan poster dengan berbagai tulisan.
Diantaranya poster putih bertinta hitam itu menuliskan berbagai kritikan negatif pada ayahanda Kaesang Pangarep.
Baca Juga: Resep Bugis Mandi Jajanan Tradisional Sulawesi Selatan, Rasanya Manis Legit Gurih Menggugah Selera
Salah satu poster itu bertuliskan "Jangan Biarkan Indonesia Emas Menjadi Indonesia Cemas".
Ketua DPC GMNI Kabupaten Klaten, Gayuh Pratama berikan beberapa statemet keresahannya saat menyampaikan pernyataan sikap.
Gayuh mengatakan selama Jokowi memimpin negeri ini telah melanggengkan oligarki dan politik dinasti.
Selain itu, Jokowi juga dianggap melemahkan institusi demokrasi hingga membuat konflik Papua semakin memanas.
Di sisi lain Jokowi juga dinilai mempolitisasi peran kejaksaan dan melemahkan KPK.
"Di antaranya melanggengkan oligarki dan politik dinasti, melemahkan institusi demokrasi, melibatkan kembali TNI dalam urusan sipil, membuat konflik Papua kian memanas. Selain itu juga meruntuhkan sistem pendidikan,mengembangkan watak patron-klien di kepolisian, mempolitisasi peran kejaksaan, melemahkan KPK," kata Gayuh.
Adapun kegagalan Jokowi dalam menyelesaikan kasus juga turut disoroti.
Ketua GMNI Klaten mengatakan Jokowi gagal meyelesaikan pelanggaran HAM berat dan pengelolaan APBN.
Artikel Terkait
3 Fakta Mobil Terios Menabrak Brio Lalu Bentur Vario di Klaten, Kendaraan Terseret 10 Meter dan Terguling di Tengah Jalan
Sebanyak 49 Atlet Ikuti Ajang Kejurnas Panahan Berkuda di Klaten, Peserta dari Indonesia, Malaysia hingga Thailand
2 Perempuan Maling Tas Pedagang Pasar Gedhe Klaten, Berisi Uang Puluhan Juta, Pelaku Sempat Kabur ke Arah Alun-alun
3 Fakta Dua Wanita Maling Tas Milik Pedagang di Pasar Gedhe Klaten, Tas Berisi Uang Rp 12 Juta hingga Terancam Penjara 5 Tahun
Referensi Minuman di Cuaca Panas, Es Cendol Cincau dan Jelly Kurma Kenyal Lembut Creamy Nyegerin, Intip Resepnya di Sini
Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten Jadi Lokasi Tes Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024 dari 4 Kabupaten
Detik-detik 2 Wanita Maling Tas di Pasar Gedhe Klaten Diangkut Mobil Polisi, Mereka Diteriaki, Ditendang hingga Jilbabnya Ditarik Pengunjung Lain
Kronologi Duet Maling Tas Pedagang di Pasar Gedhe Klaten Kegep Pelanggan, Hasil Curian Berhasil Diselamatkan, Pelaku Diamankan Polsek Kota
Daftar Tes Kesehatan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klaten Pilkada 2024 di RS Soeradji Tirtonegoro, dari Narkotika hingga Wawancara Psikiatri
Rela Mundur dari Karir Cemerlang BUMN, Anom Widiyantoro Calonkan Diri Sebagai Bupati Pemalang, Diusung 6 Partai
PERTAMA DI KLATEN! Kolam Renang Khusus Muslimah Tirta Salsabila Cuma Rp 10 Ribu, Cocok Buat Healing Bareng Bestie, Lelaki Dilarang Masuk!
Resep Bugis Mandi Jajanan Tradisional Sulawesi Selatan, Rasanya Manis Legit Gurih Menggugah Selera