Sabtu, 3 Oktober 2026

Korcam SPPG Sadananya Ciamis Rangkul BUMDes Suplai Bahan Baku MBG, Ditargetkan pada Akhir 2026

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:01 WIB
Korcam SPPG Sadananya, Kabupaten Ciamis, Febi Adrian (Portaloka.id/Arman)
Korcam SPPG Sadananya, Kabupaten Ciamis, Febi Adrian (Portaloka.id/Arman)

Baca Juga: BGN Wajibkan SPPG Libatkan Pelaku Usaha Lokal dalam Rantai Pasok MBG, Kedekatan Wilayah jadi Prioritas

Setelah proses pendataan dan validasi selesai, implementasi awal pilot project ditargetkan mulai berjalan pada akhir 2026. Selanjutnya, apabila pelaksanaan tahap awal berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang dapat dievaluasi, skema tersebut diharapkan dapat dikembangkan pada 2027.

Dengan demikian, rencana penggunaan produk BUMDes satu hari dalam sepekan belum merupakan ketentuan yang berlaku penuh bagi seluruh SPPG di Kecamatan Sadananya. Pola tersebut masih menjadi rancangan awal dalam program percontohan.

Febi juga membuka kemungkinan adanya peningkatan porsi keterlibatan BUMDes apabila hasil pelaksanaan tahap awal menunjukkan dampak positif.

Evaluasi akan mempertimbangkan kelancaran pelaksanaan, dukungan masyarakat, serta kemampuan BUMDes dalam memenuhi kebutuhan SPPG.

Baca Juga: BGN Hentikan Permanen 4 SPPG, Salah Satunya Bikin Ratusan Siswa Keracunan MBG

“Kalau dampaknya positif, sudah jalan dan terlihat bagus, dukungan dari masyarakat bagus, tentu bisa dikembangkan,” ujarnya.

Namun, penambahan porsi keterlibatan BUMDes tersebut masih bergantung pada hasil pelaksanaan dan evaluasi pilot project. Belum ada keputusan bahwa seluruh kebutuhan SPPG nantinya akan dipasok oleh BUMDes.

Febi menegaskan, rencana pelibatan BUMDes juga tidak dimaksudkan untuk menggantikan seluruh mitra yang selama ini telah bekerja sama dengan SPPG.

Keterlibatan BUMDes justru diarahkan agar dapat berjalan berdampingan dengan mekanisme kemitraan yang sudah ada.

Baca Juga: Presiden Prabowo Geser Listyo Sigit Prabowo dari Kursi Kapolri, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto Diusulkan Jadi Penggantinya

Ia juga menginginkan adanya pembagian peran antara BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga keduanya dapat menjalankan fungsi masing-masing dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“Keterlibatan BUMDes dengan SPPG itu hanya berkaitan dengan beberapa produk saja. Mayoritas tetap berjalan melalui mekanisme yang sudah ada,” jelasnya.

Dikatakan Febi, BUMDes nantinya juga tidak harus memproduksi seluruh kebutuhan secara mandiri.

BUMDes dapat membangun kemitraan dengan pelaku usaha lain sepanjang memiliki kejelasan kerja sama serta mampu menyediakan komoditas sesuai kebutuhan SPPG.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X