Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Ciamis H. Lili Miftah menyampaikan bahwa Desa Pawindan merupakan Kampung Zakat ke-15 yang telah diresmikan di Kabupaten Ciamis.
Baca Juga: Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Ciamis tercatat sebagai daerah yang memiliki Kampung Zakat terbanyak di Jawa Barat.
Lili menjelaskan, penetapan suatu wilayah sebagai Kampung Zakat tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar pengelolaan zakat berjalan sesuai syariat, regulasi, administrasi, serta mampu menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Tidak mudah untuk menjadi Kampung Zakat. Setidaknya harus aman syar’i, aman regulasi, aman administrasi, dan aman silaturahmi,” jelas Lili.
Ia berharap gerakan Kampung Zakat di Kabupaten Ciamis terus berkembang dan tidak berhenti pada seremoni peresmian. Lebih jauh, Kampung Zakat diharapkan menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif dan tepat sasaran.
Baca Juga: BAZNAS Ciamis Raih Opini WTP Sembilan Kali, Ini Buktikan Kepercayaan Publik Meningkat
Menurut Lili, zakat harus mampu menjadi instrumen yang mendorong keadilan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Dengan zakat, kita berharap dapat menghadirkan keadilan sosial dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.
Usai prosesi peresmian, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajaran meninjau Sekretariat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Pawindan yang turut diresmikan dalam kesempatan tersebut.
Peresmian Kampung Zakat Pawindan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis.
Baca Juga: Teladani Akhlak Rasulullah, Warga Citutut Ciamis Hadiri Tablig Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW
Dengan dukungan pemerintah, Baznas, Kementerian Agama, serta partisipasi masyarakat, Kampung Zakat diharapkan tidak hanya menjadi pusat penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga mampu menjadi motor pemberdayaan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.***
Artikel Terkait
Palang Pintu di Pekalongan Tak Ditutup saat Kereta Lewat, Warga Marah usai Diduga Petugas Tertidur
Grande Caffe and Resto, Rekomendasi Tempat Makan Keluarga di Ciamis dengan Suasana Cozzy
Prabowo Terima Kartu Anggota Seumur Hidup NU: Ini Kehormatan Besar bagi Saya
Di Muktamar NU, Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Lakukan Efisiensi BUMN dengan Target Penghematan hingga Rp100 Triliun
Militan Boxing Camp Ciamis Sukses Cetak Juara Meski di Tengah Keterbatasan
Gedung Hogwan, Bangunan Tua yang Jadi Saksi Sejarah Bumiayu Itu Roboh Lalu Timpa 3 Rumah Warga
Pelepasan Tim Damkar oleh Gubernur Kalteng Tangani Kebakaran Hutan Tuai Sorotan Warganet: Api Keburu Nyebar saat Armada Berangkat