Sementara pada jalur darat, dilakukan mobilisasi truk-truk logistik ukuran besar di titik-titik penyaluran utama, yang didukung pula oleh pengoperasian kapal Pelni dan kapal feri pada jalur laut menuju wilayah kepulauan seperti Pulau Palue.
Suharyanto menyebut berdasarkan pemutakhiran data dampak bencana, jumlah korban meninggal dunia per hari ini tercatat sebanyak 54 jiwa. Pendataan korban luka-luka masih terus berjalan secara dinamis.
Suharyanto menginstruksikan pemerintah daerah untuk mendata kerusakan secara paralel dan berjenjang by name by address tanpa harus menunggu data rampung 100 persen, agar intervensi perbaikan bisa langsung dieksekusi.
"Pendataan rumah masyarakat yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat menjadi prioritas utama kami. Kerusakan fasilitas umum seperti kantor bupati menjadi prioritas berikutnya setelah pemukiman warga terpenuhi,” ujar Suharyanto.
“Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua, begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar penanganan berjalan lebih cepat," tutupnya.***
Artikel Terkait
DPR Sampaikan Duka Gempa NTT, Sufmi Dasco Ingatkan Keselamatan Warga jadi Prioritas
DPR Soroti Ketimpangan Rekrutmen PPPK bagi Guru Madrasah Swasta hingga Capaian Sertifikasi Guru Masih Rendah
Kemeriahan Perayaan HUT ke-81 RI RW 09 Perum Kota Galuh Ciamis: Satukan Warga, Berdayakan UMKM
Semarak HUT RI ke-81 RW 01 Imbanagara Raya Ciamis: Aneka Lomba Anak dan Orang Tua hingga Jalan Sehat
Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak
Yukie Pas Band Alami Kecelakaan di Arcamanik Bandung, Terluka dengan 10 Jahitan pada Bagian Kepala, Begini Kronologinya
HUT ke-81 RI di Jakarta Dimeriahkan Pertunjukan 1.500 Drone hingga Immersive Show
BNPB Targetkan Tanggap Darurat Bencana NTT Tuntas dalam 2–3 Pekan
Sejumlah Menteri Peringati HUT ke-81 RI Bersama Warga Terdampak Gempa NTT
Awali Upacara HUT ke-81 RI, Prabowo Ajak Seluruh Peserta Berdoa untuk Korban Bencana