Timboel menilai, metode pelatihan tersebut tidak memiliki relevansi dengan tugas dan tanggung jawab yang akan dijalankan para calon pekerja.
"Pelatihan berjalan di atas api bagi calon pekerja BPJS Ketenagakerjaan sangat tidak tepat dan harus disesalkan," kata Timboel dalam keterangannya, pada Jumat, 31 Juli 2026.
"Saya tidak melihat adanya urgensi kegiatan tersebut dalam menunjang pekerjaan mereka di BPJS Ketenagakerjaan," sambungnya.
Baca Juga: Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke-81, Ada Zikir Bersama hingga Merdeka Run
Di samping itu, Timboel menyoroti, pelatihan tersebut justru berpotensi membahayakan keselamatan calon pekerja dan tidak memberikan perlindungan yang memadai bagi para peserta.
"Saya kira pelatihan tersebut berisiko besar terhadap calon pekerja dan tidak mendukung keselamatan mereka," tandasnya.***
Artikel Terkait
Jurnalis Asal Tasikmalaya Full Senyum, 1,5 Atapnya Bocor, Kini Rumahnya Lebih Nyaman Berkat Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Promedia Group-SKI
Prabowo Ajak Warga Beralih Gunakan Atap Ramah Lingkungan, Selaras dengan Tujuan Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Promedia Group-SKI
Kapolres Ciamis dan Tani Satria Perkasa Nusantara Panen Perdana 16 Ton 'Permata Galuh', Bawang Merah Unggulan dari Ciamis
Giliran Guru TK se-Indonesia Tuntut Kesejahteraan dan PPPK, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Siap Tindaklanjuti Aspirasi IGTKI-PGRI
Pelarian Residivis Berakhir di Tangan Resmob Satreskrim Polres Sikka NTT, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan
BSI Bakal Semarakkan Danantara Housing Expo 2026: Hadirkan Promo Eksklusif hingga Konsultasi dengan Ahlinya untuk Hunian Idaman
DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia, Perkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian