Rabu, 1 Juli 2026

Promedia Group Gandeng Manava Collective Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 30 Juni 2026 | 10:33 WIB
CEO Promedia Group Agus Sulistriyono (kiri) bersama CEO Manava Collective (Dok. Promedia)
CEO Promedia Group Agus Sulistriyono (kiri) bersama CEO Manava Collective (Dok. Promedia)

PORTALOKA.ID - Promedia Group resmi menjalin kerja sama strategis dengan Manava Collective untuk memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasi, publikasi program sosial, dan kampanye tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Promedia Teknologi Indonesia dan Yayasan Penghubung Kebaikan Indonesia (YPKI) yang menaungi Manava Collective di kantor Manava Collective, Jalan Bango 2, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 29 Juni 2026.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Chief Executive Officer PT Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono dan CEO Manava Collective sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Penghubung Kebaikan Indonesia Marisa Thara Wardhani.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal kedua organisasi dalam mengembangkan berbagai program yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan komunikasi dan publikasi berbagai program sosial yang berdampak luas.

Baca Juga: Magang Nasional Buka Jalan Lulusan Baru hingga Penyandang Disabilitas Masuk Dunia Kerja, Penghasilan hingga Rp6 Juta

CEO PT Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono mengatakan Promedia dan Manava memiliki visi yang sama dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis gotong royong.

"Promedia dan Manava memiliki visi yang sama, yaitu memberdayakan masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis gotong royong. Selama lima tahun terakhir, kami telah melatih lebih dari 15 ribu peserta agar memiliki keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri. Kami percaya kolaborasi ini akan memperluas dampak pemberdayaan, membuka lebih banyak peluang kerja, sekaligus mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri dan produktif," ujar Agus.

Menurut Agus, Promedia tidak hanya memiliki kekuatan di bidang komunikasi dan jaringan media nasional, tetapi juga telah mengembangkan berbagai program peningkatan kompetensi yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, CEO Manava Collective Marisa Thara Wardhani mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi melalui pendidikan, pelatihan, dan penyaluran kerja.

Baca Juga: Gencar Tayangkan Berita Korupsi, Sejumlah Media Mitra Promedia Group Diserang DDos!

"Kami memiliki cita-cita agar semakin banyak masyarakat yang bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat. Karena itu, kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membekali mereka dengan berbagai keterampilan dasar agar siap memasuki dunia kerja. Bahkan, kami memiliki perusahaan outsourcing yang menjadi jembatan bagi para peserta pelatihan untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak," kata Thara.

Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang meliputi penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan vokasi, pengembangan kurikulum dan materi pembelajaran, penyediaan tenaga pelatih, pengelolaan program pemberdayaan, publikasi kegiatan, kampanye komunikasi, hingga monitoring dan evaluasi dampak program.

Selain itu, kolaborasi juga membuka peluang sinergi dalam pengelolaan dana CSR dan filantropi, pengembangan platform digital pembelajaran, serta penempatan kerja bagi para peserta pelatihan.

Melalui kerja sama ini, Promedia Group akan mendukung penguatan komunikasi publik dan publikasi berbagai program yang dijalankan Manava Collective melalui jaringan media nasional yang dimilikinya. Sebaliknya, Manava Collective akan menghadirkan pengalaman dan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang telah dibangun selama bertahun-tahun untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X