“Kalau nanti berhasil, insyaallah akan dikembangkan kepada yang lainnya. Ini kita coba 100 (orang) dulu ya,” kata Gus Ipul.
Baca Juga: BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng RI Aman hingga Akhir 2026
Maemunah (36 tahun), warga Gejugjati, yang menjadi salah satu penerima ayam petelur, mengaku senang.
Selama ini penerima bantuan PKH yang juga baru menjadi anggota Koperasi Merah Putih ini hanya memelihara ayam kampung di rumahnya.
“Disuruh ngrumati. Dipelihara. Nanti telurnya dijual. (Keuntungannya) ditabungkan (di Koperasi Merah Putih),” kata Maemunah.***
Artikel Terkait
Perang Berkecamuk di Dunia, Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional
Lagi-lagi Bermasalah, Wali Murid di Sampang Keluhkan Temuan Belatung pada Menu Ikan Bandeng MBG
4.500 Guru Diniyah di Sumedang Terima Insentif, Pemkab Siapkan Anggaran Rp9 Miliar
Mahasiswi KKN Universitas Riyadlul Ulum Perkenalkan Mini Rocket Stove, Solusi Pengelolaan Sampah di Desa Muktisari Majelengka
Full Senyum! Guru Madrasah Non ASN sudah Terima TPG Januari-Februari 2026
Kementerian Haji dan Umrah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng RI Aman hingga Akhir 2026
NU Panawangan dan KDMP Cinyasag Sepakat Islah, Satu Lahan Dua Bangunan, Dinas Bina Marga dan PR Jawa Barat Segera Keluarkan Izin
32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Buntut Dua Hari Berturut-turut Ditemukan Belatung di Menu MBG, Operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Dihentikan Sementara