"Ini masih kami godok dan akan melibatkan komunitas-komunitas budaya di Klaten. Syukur-syukur bisa terlaksana pada tahun 2026,” ujarnya.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam sambutannya menegaskan pentingnya sosok R. Ng. Ranggawarsita dalam sejarah dan perkembangan sastra Jawa.
“Ranggawarsita dikenal sebagai pujangga besar, bahkan sering disebut sebagai pujangga panutup Jawa."
"Bukan berarti pujangga terakhir, tetapi pujangga yang telah mencapai puncak dalam tradisi kepujanggaan Jawa."
"Ia juga dikenal sebagai sosok yang waskita dan mampu membaca tanda-tanda zaman,” jelas Fadli.
Ia menambahkan bahwa Ranggawarsita meninggalkan banyak karya sastra yang hingga kini menjadi rujukan dan sumber inspirasi dalam kesusastraan Jawa.
“Sebagai pujangga, kita memuliakan beliau melalui karya-karyanya."
"Namun sebelum itu, kawasan makamnya perlu dipugar agar layak sebagai kawasan edukasi dan religi,” imbuhnya.
Melalui pemugaran ini, diharapkan Kompleks Makam R. Ng. Ranggawarsita dapat menjadi ruang pembelajaran sejarah, sastra, dan budaya Jawa sekaligus destinasi religi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang. ***
Artikel Terkait
Senyum Semringah Hermiyati Warga Prambanan Klaten Rumahnya Direhab PT TWC Prambanan, Kini Tak Lagi Menumpang Mandi ke Tetangga
Hilang Kendali, Truk Bermuatan Telur Ayam Terguling di Wedi Klaten
Dramatis, Damkar Klaten Evakuasi Biawak Nyemplung Sumur di Prambanan
Damkar Evakuasi Motor Roda Tiga Terjun ke Sawah di Ngalas Klaten
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Masuk Sawah di Trucuk Klaten, Evakuasi Kendaraan Kerahkan 30 Orang
Truk Muatan Es Kristal Pecah Ban Terguling di Jalan Jogja-Solo Delanggu Klaten, 1 Orang Tewas
Cincin Akik Tak Bisa Dilepas 3 Hari, Pria Asal Klaten Datangi Damkar
Detik-detik Damkar Klaten Evakuasi Biawak Terjepit Tembok, Begini Kondisisinya setelah Dievakuasi
Kecelakaan Truk Bak Kayu Vs Truk Dump di Ceper Klaten, Evakuasi Sopir Dramatis, Berawal dari Putar Balik Arah
Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten Resmi Buka Layanan Bedah Jantung Terbuka