Baca Juga: Warga Aceh Tamiang Ceritakan Detik-Detik Banjir Rendam Tempat Tinggalnya, Air Naik hingga Lantai Dua
Putusnya akses membuat desa pun turut terisolir dan melalui unggahannya, berharap bantuan yang lebih banyak bisa masuk ke kawasan tersebut.
“Satu bulan sudah listrik belum masuk, akses jalan putus, warga terisolir, mata pencaharian petani hancur,” ujarnya.
“Jadi, untuk temen-temen semua, usahakan masuk ke sini karena masih banyak di Bener Meriah desa-desa yang terisolir,” tuturnya.
Kondisi Bener Meriah Pascabanjir Akhir November 2025
Baca Juga: Si Jago Merah Hanguskan Bangunan Joglo di Banguntapan Bantul Yogyakarta
Dua desa di Bener Meriah, yakni Buntul dan Lampahan kembali diterjang banjir pada Rabu malam, 24 Desember 2025.
Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak sore hari dan membuat debit air naik.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga telah memperpanjang masa tanggap darurat, mulai 24 hingga 30 Desember 2025.
Perpanjangan masa darurat ini adalah kali ketiga sejak awal bencana banjir dan longsor yang terjadi.
Data catatan posko per 22 Desember 2025, di Bener Meriah masih ada 35.611 jiwa warga di 58 desa yang berasal dari 6 kecamatan masih terisolir.***
Artikel Terkait
4 Fakta Penemuan Mayat Bayi di Condongcatur Sleman, Lokasi Penemuan di Kandang Kambing Dekat Kos-kosan
Pemerintah Cabut Izin Sawit dan Pemanfaatan Kayu, Tata Kelola SDA Diperketat
Petugas Terus Suplai Logistik ke Aceh Tengah dan Bener Meriah Menggunakan Motor Trail
Cara Membuat Ayam Pop Gurih Lezat dan Bikin Nagih, Resep Masakan Ini Simple, Dijamin Anak Bakal Suka
Fakta-fakta Kebakaran Bangunan Joglo di Banguntapan Bantul, Diduga Korsleting Listrik Hingga Kerugian Rp330 Juta
Plt Gubernur Riau Serahkan 2.505 SK Pengangkatan, Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2026?