Kamis, 4 Juni 2026

Setelah Viral Angkut Beras untuk Korban Banjir di Sumbar, Menko Zulhas Kini Susuri Pesisir Aceh Utara yang Terdampak Bencana

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 14 Desember 2025 | 13:04 WIB
Zulhas kunjungi korban banjir bandang di Aceh Utara (Instagram @trendingbuzz.id)
Zulhas kunjungi korban banjir bandang di Aceh Utara (Instagram @trendingbuzz.id)

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga turut berdialog dengan warga, memantau kondisi lapangan, serta memastikan alur distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.

Baca Juga: Akui Tak Butuh Bantuan Uang usai Bencana, Seorang Ibu di Aceh Tamiang Mengaku Hanya Ingin Sarung-Mukena

Ia menegaskan, pemerintah bergerak cepat untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bantuan harus sampai tepat sasaran dan tepat waktu,” kata Zulhas.

Berkaca dari hal itu, Zulhas pernah menyinggung bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat saat membagikan bibit kopi kepada petani hutan sosial di Lampung Selatan.

Zulhas: Hutan Lindung Tak Boleh Diapa-apakan

Secara terpisah, Zulhas pernah mengatakan pemanfaatan hutan sosial tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan tetap harus mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.

Baca Juga: Alhamdulillah! Di Tengah Bencana, 6.508 Honorer Aceh Dapat Kepastian Nasib PPPK Paruh Waktu dari Kemenpan RB dan BKN

"Hutan lindung ini tidak boleh diapa-apakan. Kalau ada manfaatnya, ada durian, kita ambil, boleh," kata Zulhas saat berdialog dengan KUPS (Kelompok Usaha Perhutanan Sosial) Way Kalam, Lampung Selatan, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Eks Menteri Kehutanan itu menegaskan, pemanfaatan hutan sosial hanya diperbolehkan untuk tanaman keras seperti kopi, cokelat, dan sejenisnya.

Zulhas lantas mengingatkan, agar petani tidak menanam sayuran karena tidak mampu menahan tanah dan meningkatkan risiko banjir.

"Tidak boleh untuk lahan pertanian sayuran. Kalau ini kita tanam sayuran, di bawah banjir," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X