"Dampaknya aliran tertutup dan salah satu rumah warga terkena ranting pohon bambu," ucap Petugas TRC BPBD Klaten, Raditya Nugroho, Rabu, 10 Desember 2025.
Apabila rumpun bambu yang menutup aliran sungai tidak segera dievakuasi, dikhawatirkan dapat berdampak terjadinya banjir jika hujan deras.
Apabila banjir terjadi, sekitar 200 rumah warga di 4 RT terdampak karena air sungai meluap ke permukiman.
"Pembersihan kalau tidak segera dilaksanakan akan mempengaruhi air nanti masuk ke permukiman dan bisa meluas ke daerah pertanian."
"Kalau ke rumah ada 2 RW dan 4 RT sekitar 200 rumah."
"Kalau rumpun bambu menutup sungai full jadi tidak bisa mengalir airnya," ucap Perankat Desa Jetis, Saiful Sutanto, Rabu, 10 Desember 2025.
Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terutama yang berada di pinggir sungai.
Apabila debit air naik, segera mencari tempat aman. ***
Artikel Terkait
Hujan Lebat Picu Luapan Sungai dan Longsor di Delanggu Klaten, Polisi Lakukan Kerja Bakti Pasca-Bencana
Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Karangnongko Klaten, Kerugian Capai Rp5 Juta
Tembok SMA Negeri 1 Polanharjo Klaten Roboh, Aparat dan Relawan Lakukan Evakuasi
Kecelakaan Maut di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Pemotor Tewas Tertabrak Truk, Korban Terjepit di Bawah Kolong Kendaraan
Buntut Video Konvoi Acungkan Sajam di Karangdowo Viral, 14 Remaja Ditangkap Polres Klaten, Begini Kata Polisi
Viral di Medsos Video Gerombolan Remaja Konvoi Acungkan Sajam Corbek di Jalan Raya Wilayah Karangdowo Klaten
14 Remaja Konvoi Bersajam di Karangdowo Klaten Diduga Terlibat Aksi Perampasan Lebih dari 10 TKP
12 dari 14 Pelaku Konvoi Bersajam di Karangdowo Klaten Masih di Bawah Umur, Begini Proses Hukumnya