Minggu, 19 Juli 2026

1.000 Liter Biosolar dan 1.000 Liter Pertalite Sudah Disalurkan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah Pakai Pesawat Perintis

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 06:24 WIB
1.000 Liter Biosolar dan 1.000 Liter Pertalite Sudah Disalurkan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah (Instagram @pertamina)
1.000 Liter Biosolar dan 1.000 Liter Pertalite Sudah Disalurkan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah (Instagram @pertamina)

PORTALOKA.ID - Upaya pemulihan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh kembali menunjukkan perkembangan signifikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) telah berhasil menjangkau kawasan yang sebelumnya terisolasi akibat putusnya akses darat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan bahwa PT Pertamina telah menyalurkan BBM melalui pesawat perintis ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, dua wilayah yang selama beberapa hari mengalami keterbatasan suplai energi akibat terputusnya jalur utama.

“Hari ini di Aceh, PT Pertamina telah menyalurkan BBM melalui pesawat perintis ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, tahap awal sebanyak 1.000 liter biosolar dan 1.000 liter pertalite."

Baca Juga: Prabowo Saat Melepas Atlet Indonesia ke SEA Games: Sambil Mengurus Saudara Kita yang Terdampak Musibah, Kita Harus Tetap Kuat

"Ini tentu saja akan sangat membantu mobilitas, baik itu tim gabungan di lapangan maupun masyarakat di Bener Meriah dan Aceh Tengah,” ujar Abdul dalam konferensi pers, Jumat, 5 Desember 2025.

Akses Jalan Masih Terbatas, BBM Didrop dari Udara

Pengiriman BBM melalui jalur udara dilakukan karena beberapa ruas jalan utama di Aceh masih terputus.

Ruas Bireuen–Takengon, misalnya, masih mengalami putus total di Bener Meriah, dan tim gabungan sedang mempercepat pemasangan Jembatan Bailey di Teupin Mane sebagai solusi sementara.

Sementara itu, akses Aceh Utara–Bener Meriah baru bisa ditembus hingga kilometer 60 dan masih menyisakan sekitar 22 kilometer jalan yang harus dibersihkan dari material longsor.

Baca Juga: HUT ke-4 Batalyon D Pelopor Cineam, Pasukan Brimob Gelar Nyaah Ka Indung, Banjir Air Mata Melihat Emak Odah Terbaring di Gubuk Derita

Kondisi ini menyebabkan suplai logistik dan energi sangat bergantung pada moda udara.

Abdul menegaskan bahwa tersedianya BBM di dua kabupaten tersebut akan mempercepat berbagai operasi tanggap darurat, termasuk mobilitas kendaraan tim SAR gabungan, alat berat yang membersihkan material banjir dan longsor, distribusi logistik menuju kantong-kantong pengungsian, serta aktivitas warga yang masih bergantung pada transportasi darat jarak pendek.

“Ini akan sangat membantu mobilitas tim gabungan di lapangan maupun masyarakat,” tegas Abdil.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X