Ia mempertanyakan pihak yang melakukan penanaman kembali sehingga angka deforestasi bisa menurun.
Baca Juga: Akses Jalan di Sibolga Sumatera Utara Mulai Terbuka, PLN Kebut Pemulihan Listrik
"Bapak menayangkan tadi deforestasi di tiga provinsi, tahun 2025, Masyaallah, turun Pak. Siapa yang nanam terus siapa yang nanam setahun ini Pak?" tanya Usman.
Menurutnya, klaim penurunan deforestasi justru berbanding terbalik dengan kondisi lapangan, di mana banjir besar tetap terjadi.
Usman menilai penyebab bencana seharusnya dikaji secara lebih jujur agar tidak menyesatkan publik.
"Justru yang Bapak kata penurunan itu malah banjir, kalau dengan logika itu, kalau gitu jangan kita turunkan Pak deforestasinya, biar aja begitu, supaya enggak banjir," pungkasnya.***
Artikel Terkait
4 Fakta Kecelakaan Pemotor Tewas Dilindas Mobil Boks di Jalan Imogiri Barat Bantul, Motor Masuk Kolong Truk
Lahir dari Kas Masjid, Begini Cikal Bakal BRI Yang Berusia 130 Tahun
Satrio, Panda Pertama yang Lahir di Indonesia Setelah 10 Tahun Jadi Sorotan di Pertemuan Prabowo dan MPR China
Pemdes Margaluyu Cikoneng Ciamis Ultimatum Owner Durian Kujang Segera Angkat Kaki
Wargi Ciamis Harap Bersiap! Aplikasi Panah Pasopati Buru Para Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor, Dijamin Tak Bisa Kabur!
Daftar Lengkap Formasi Lowongan PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Kemensos di Jawa Tengah, Ada untuk Lulusan SLTA Sederajat
8.164 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik, Berapa Gajinya?
DPR Kritik Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatera, Sebut Lempar Beras dari Helikopter Tak Pantas Dilakukan
SPMT Mulai 1 Januari 2026, Ini Daftar Gaji PPPK Paruh Waktu di 27 Daerah Jawa Barat, Cermati Agar Gak Salah Paham!
WOW! Pemprov Jatim Perpanjang Kontrak 1.055 PPPK Jawa Timur sampai Batas Usia Pensiun