Sabtu, 18 Juli 2026

Perkembangan AIDS di Ciamis Membahayakan: Lindungi yang Terkasih, Jaga Kota Terbersih

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Jumat, 28 November 2025 | 19:45 WIB
Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 Kabupaten Ciamis (Ist)
Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 Kabupaten Ciamis (Ist)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) AIDS, Kabupaten Ciamis H. Andi Ali Fikri memberikan sinyal bahaya atas perkembangan HIV/AIDS di Kabupaten Ciamis.

Ada sekitar 200 orang yang diduga terinfeksi gejala HIV/AIDS.

"Data faktual ada di Dinas Kesehatan Ciamis. Tapi berapapun jumlah tetap harus diwaspadai agar masyarakat terhindar dari penyakit tersebut," ujar Andi Ali Fikri.

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 tingkat Kabupaten Ciamis berlangsung meriah dan sarat edukasi.

Baca Juga: Program CSR BRI Raih Dua Penghargaan Internasional Bergengsi sebagai Pengakuan Global dalam Program Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Mengusung tema “Lindungi yang Terkasih, Jaga Kota Terbersih”, kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Olahraga SMAN 2 Ciamis pada Jumat, 28 November 2025 dan diikuti sekitar 400 siswa kelas XI SMAN 2 Ciamis serta perwakilan OSIS, MKKS, OPD, dan organisasi pendidikan lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 2 Ciamis, Dra. Hj. Teti Gumiati, M.Pd.

Ia menegaskan pentingnya edukasi kesehatan bagi para remaja yang berada pada fase krusial menuju kedewasaan.

“Edukasi dan pencegahan adalah hal terpenting, apalagi untuk usia remaja. Mereka harus dibekali pemahaman sejak dini,” ujar Teti.

Baca Juga: Marketing Perumdam Tirta Galuh Ciamis Lakukan Serangan Fajar Promo Pemasangan Sambungan Baru

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Rizali, sekaligus mewakili Bupati Ciamis.

Ia membuka sesinya dengan permainan interaktif untuk mencairkan suasana sebelum menyampaikan pesan-pesan penting terkait HIV/AIDS.

“Pencegahan adalah obat utama bagi HIV/AIDS. Kemajuan pengobatan bukan alasan untuk lengah,” tegasnya.

Rizali juga menyoroti persoalan stigma dan diskriminasi yang masih menjadi hambatan besar bagi ODHA dalam mengakses layanan kesehatan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X