Bantuan tersebut diangkut baik menggunakan pesawat TNI maupun pesawat sipil. Pesawat-pesawat itu mengangkut semua kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para korban bencana.
Sejumlah logistik penting yang dikirimkan segera antara lain 150 unit tenda, 64 unit perahu karet, alat bantu listrik genset, dan 100 perangkat sinyal untuk alat komunikasi. "Agar komunikasi bisa dimulai kembali," ujarnya.
Bahan makanan siap saji juga diprioritaskan. Kementerian Kesehatan dan TNI juga mengirimkan tim medis. Tim medis terdiri atas dokter, perawat, serta bantuan obat-obatan.
"Yang penting semua bantuan segera terbang ke lokasi, sampai daerah terdalam," kata Teddy.***
Artikel Terkait
Resep Tumis Daging Cabai Pedas, Dihidangkan Dengan Nasi Putih Sangat Nikmat
Bupati Ciamis Hadiri Rakor KPK RI, Perkuat Komitmen 'Good Governance' di Kawasan Perbatasan
SELAMAT! 5.931 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Subang Resmi Dilantik, Diklaim sebagai Ketiga Terbesar
Viral Tumbler Penumpang KRL Hilang: Ini Kronologi hingga Klarifikasi KAI Commuter
Ramai Jadi Sorotan Soal Bandara Morowali Minim Perangkat Negara, Begini Kata Wamenhub
Patut Disyukuri! Gaji PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bekasi Lulusan SMA hingga Sarjana Ternyata Lebih Rendah dari UMK, Segini Nominalnya
Jejak Skandal Audit Internal PBNU di Tahun 2022, Disebut Jadi Poin Pemakzulan Gus Yahya dari Kursi Ketum
Pria Asal Solo Bikin Rekening Bodong, Lemahnya Verifikasi Bank Jateng Jadi Sorotan
78 Guru Luwu Timur Terima SK PPPK Paruh Waktu, Kontrak Kerja Selama 1 Tahun
TERBONGKAR! Kenapa Daerah Gagal Mengusulkan PPPK Paruh Waktu, Ternyata Ini Penyebabnya