“Hari ini saya bersama Mas Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder di Kemudo mulai dari pemerintah desa, BUMDes, hingga masyarakat yang telah berkolaborasi luar biasa sehingga TPS3R Kemudo Resik ini bisa terwujud,” tuturnya.
Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa TPS3R Kemudo Resik tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mengintegrasikan bidang pertanian dan peternakan.
“Ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menyelesaikan persoalan sampah secara terpadu."
"Ke depan, kita dorong masyarakat untuk mengurangi sampah dari rumah melalui pembuatan lubang biopori dan pemilahan sampah organik dan anorganik."
"Dengan cara ini, volume sampah yang masuk ke TPS3R maupun TPA akan semakin berkurang,” jelasnya.
Menurut Hamenang Wajar Ismoyo, apabila pola pengelolaan terpadu seperti ini dijalankan secara konsisten dan masyarakat berpartisipasi aktif, maka persoalan sampah di lingkungan dapat diselesaikan dengan baik dan berkelanjutan. ***
Artikel Terkait
10 Wisata Hits di Klaten Jawa Tengah untuk Liburan Akhir Pekan Bersama Keluarga, Ada Umbul Ponggok hingga Candramaya Pool and Resort
Kelompok Tani Murih Raharjo Juwiring Klaten Bikin Pupuk Organik Cair untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia
PPTQ Ibnu Abbas Klaten Raih Anugerah Pendidikan 2025, Dinobatkan sebagai Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu
Nikmatnya Es Teler Ember di Kalikebo Trucuk Klaten, Porsinya Barbar Bikin Teler dan Nagih, Harga Sangat Ramah di Kantong
Identitas 3 Korban Tewas Kecelakaan KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan 2 Motor di Prambanan Sleman, Ada Warga Klaten