Kamis, 4 Juni 2026

Nasib Ahmad Sahroni cs di Tangan MKD DPR RI, Lihat Lagi Awal Mula Pelanggaran Etik hingga Dinonaktifkan Partai

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 5 November 2025 | 15:39 WIB
Menyoroti sidang putusan MKD terhadap 5 anggota nonaktif DPR RI, dari Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio.  (Instagram.com/@ahmadsahroni88)
Menyoroti sidang putusan MKD terhadap 5 anggota nonaktif DPR RI, dari Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio. (Instagram.com/@ahmadsahroni88)

Baca Juga: PAN Resmi Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya sebagai Anggota DPR Mulai 1 September

“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia," kelakar Sahroni.

"Catat nih, orang yang cuma bilang bubarkan DPR itu adalah orang tolol sedunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Uya Kuya dan Eko Patrio dilaporkan karena berjoget dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025, yang dinilai merendahkan lembaga DPR.

Adapun, Nafa Urbach yang dianggap menunjukkan sikap hedon melalui pernyataannya tentang kenaikan gaji anggota DPR.

Adies Kadir turut diadukan karena komentarnya soal tunjangan dewan yang dianggap menyesatkan publik.

Baca Juga: Diulas Lebih dari 6 Ribu, Ini 3 Tempat Makan Favorit Dekat Universitas Indonesia Depok, Menunya Banyak Harganya Bersahabat

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

Setelah pernyataan Sahroni menuai reaksi keras dari masyarakat, Partai NasDem segera mengambil langkah tegas.

Melalui surat keputusan yang ditandatangani Ketua Umum NasDem, Surya Paloh dan Sekjennya, Hermawi Taslim.

Partai tersebut menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan DPR.

“Dengan ini DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak 1 September 2025 menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” ujar Hermawi Taslim dalam keterangan resminya, pada 31 Agustus 2025.

Hermawi menegaskan keputusan itu diambil demi menjaga komitmen partai terhadap aspirasi dan perasaan publik.

“Pernyataan mereka mencederai publik dan tidak selaras dengan wajah perjuangan Partai NasDem,” imbuhnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Trans-Sumatra, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X