Kamis, 4 Juni 2026

Presiden Prabowo Pastikan Pembiayaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Aman: Saya Tanggung Jawab!

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 4 November 2025 | 17:32 WIB
Prabowo akan bertanggung jawab soal polemik pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Prabowo akan bertanggung jawab soal polemik pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

PORTALOKA.ID - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan akan bertanggung jawab soal polemik pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Ia meminta PT KAI dan publik tak perlu khawatir.

“PT KAI enggak usah khawatir, semuanya enggak usah khawatir. Kita layani rakyat."

"Kita berjuang untuk rakyat kita. Teknologi, semua sarana, itu tanggung jawab bersama dan itu di ujungnya tanggung jawab Presiden Republik Indonesia."

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Trans-Sumatra, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi

"Jadi saya sekarang tanggung jawab untuk itu,” ujar Prabowo usai menjajal KRL di kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 4 November 2025.

Presiden mengaku sudah mempelajari masalah utang dan pembiayaan operasional Whoosh. Menurut perhitungannya, Indonesia masih sanggup untuk membayar.

“Saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah, saya tanggung jawab nanti utang itu, Whoosh semuanya. Indonesia bukan negara sembarangan."

"Kita hitung, enggak ada masalah itu,” ucap dia.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Kupon Makan Sate Kambing Gratis dalam Festival Sate Tegal 2025 di Alun-alun Hanggawana, Catat Tanggalnya!

Prabowo pun mengatakan pemerintah tak boleh menghitung untung-rugi dalam menyediakan transportasi umum yang layak untuk warga.

Ia menegaskan transportasi umum merupakan layanan yang wajib atau Public Service Obligation (PSO).

Ia mencontohkan saat ini pemerintah memberikan subsidi hingga 60 persen layanan kereta api, sehingga masyarakat bisa mengakses kereta secara terjangkau.

“Ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? Uang itu dari uang rakyat. Uang itu dari pajak. Uang itu dari kekayaan negara."

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X