Sabtu, 18 Juli 2026

KDM 'Ngahuleng' Pas Sidak ke Pabrik Aqua dan Temukan Fakta Sumber Air Berasal dari Sumur Bor

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 21:26 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sidak pabrik Aqua di Subang ( YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sidak pabrik Aqua di Subang ( YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

PORTALOKA.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kaget saat mengetahui bahwa sumber air Aqua berasal dari sumur dalam yang dibor.

Hal tersebut ia ketahui saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik Aqua di Subang, Jawa Barat yang awalnya terkait penggunaan kendaraan besar melebihi kapasitas membuat usia jalan makin pendek dan cepat rusak.

Dedi Mulyadi mengaku baru mengetahui bahwa air mineral yang dikenal dengan jargon iklan dari sumber mata air pegunungan itu justru berasal dari air tanah dalam yang dibor.

“Ini ngambil airnya dibor? Nggak akan ngefek sama pergeseran tanah?” ujar Dedi dikutip dari video yang diunggah di channel YouTube miliknya pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Baca Juga: Jaga Ekosistem Lingkungan, BRI Peduli Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah di Bank Sampah Bogor

“Dikira ini air permukaan, air permukaan itu air sungai atau air dari mata air. Jadi ini bukan air mata air ya? Jadi, kategorinya sumur pompa dalam,” imbuhnya.

Sumber Air dari Sumur Kedalaman Ratusan Meter

Pihak Aqua yang menemani Gubernur yang akrab disapa KDM itu menjelaskan bahwa kedalaman sumurnya bervariasi, dari puluhan meter hingga ratusan.

Kedalaman sumur di sumber 4 yang dicek oleh KDM memiliki kedalaman 132 meter dan 102 meter, sedangkan untuk sumber 2 memiliki kedalaman sekitar 60 meter.

“Dalam pikiran saya, dikira airnya air mata air kemudian dimanfaatkan, kan namanya air pegunungan,” tambahnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Bongkar Selisih Data Dugaan Endapan Dana APBD Rp4,1 T di Bank, Soroti Beda Sistem Laporan BI dan Kemendagri

Klaim Aqua, Sumur Dalam Tak Pengaruhi Pergeseran Tanah

Saat dicecar mengenai efek bor sumur hingga di kedalaman puluhan sampai ratusan meter di pegunungan berdampak pada pergeseran tanah, pihak Aqua mengklaim bahwa mereka belum menerima komplain dari warga sekitar.

“Di sini, posisinya sama dan berdampingan dengan sumbernya PDAM Subang, di bawah sini. Kita juga kerja sama dengan UGM untuk studi, termasuk posisi air kita tuh emang di bawah,” terang pihak Aqua.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X