Ada beberapa siswa yang masuk ke sungai dangkal untuk mengamatinya.
"Dan ada yang masuk ke sungai yang dangkal untuk mengamati kepiting," katanya.
2. Korban Dikira Pembina Sudah Pulang Sekolah
Lalu pada pukul 15.00 WIB, pembina pramuka mengajak para murid untuk kembali ke sekolah.
Di tengah perjalanan ada yang sudah dijemput orangtuanya.
Satu jam kemudian, semua siswa sudah pulang.
Selanjutnya ada saksi yang menemukan tas dan sepatu korban yang masih ketinggalan di sekolah.
"Rombongan sampai sekolah sekitar pukul 16.00 WIB dan akhirnya murid-murid pulang semua. Tapi salah satu saksi menemukan tas dan sepatu korban tertinggal di sekolah," ujarnya.
Merasa GS sudah pulang, saksi meminta teman korban mengantarkan barang GS ke rumah.
3. Orangtua dan Warga Lakukan Pencarian Mandiri
Namun hingga Maghrib, korban ternyata tak kunjung pulang.
Kata Edy, orangtua, teman-teman dan tetangga korban mencari keberadaan GS ke sungai Kamal.
"Lalu orang tua korban bersama warga sekitar melakukan pencarian dan teman-teman korban bilang kalau terakhir kali korban berada di sekitar sungai Kamal," ucapnya.
Baca Juga: Kondisi Siswa SD yang Ditemukan Tewas Tenggelam Usai Pramuka di Sungai Kamal Gunungkidul Yogyakarta
Artikel Terkait
Driver Ojol Dicelurit Pacar Customer di Palbapang Bantul Yogyakarta, Begini Kondisinya
Tinggal di Satu Padukuhan, Driver Ojol dan Pelaku Ternyata Sudah Dimediasi Oleh Pak Dukuh Serut Bantul Yogyakarta
Viral Siswa SD Ditemukan Meninggal Dunia Usai Pramuka di Sungai Kamal Gunungkidul Yogyakarta
Kondisi Siswa SD yang Ditemukan Tewas Tenggelam Usai Pramuka di Sungai Kamal Gunungkidul Yogyakarta
Kecelakaan Beruntun Tiga Sepeda Motor di Pandak Bantul Yogyakarta, 3 Orang Terluka