Baca Juga: Driver Ojol Dicelurit Pacar Customer di Palbapang Bantul Yogyakarta, Begini Kondisinya
"Ekstrakulikuler Pramuka itu diikuti kelas 1-6 dengan jumlah murid sekitar 80 orang," kata Edy.
Edy bilang, di hari itu kegiatannya adalah mengamati alam sekitar.
Siswa pun diajak berjalan kaki ke sungai yang berjarak 2,5 kilometer dari sekolah.
"Karena itu, kedua saksi mengajak murid-murid jalan kaki dari sekolah ke lokasi kegiatan dengan jarak sekitar 2,5 kilometer," ucapnya.
Di sana mereka mengamati berbagai jenis hewan yang ada di sungai, salah satunya kepiting.
Ada beberapa siswa yang masuk ke sungai dangkal untuk mengamatinya.
"Dan ada yang masuk ke sungai yang dangkal untuk mengamati kepiting," katanya.
Lalu pada pukul 15.00 WIB, pembina pramuka mengajak para murid untuk kembali ke sekolah.
Di tengah perjalanan ada yang sudah dijemput orangtuanya.
Satu jam kemudian, semua siswa sudah pulang.
Selanjutnya ada saksi yang menemukan tas dan sepatu korban yang masih ketinggalan di sekolah.
"Rombongan sampai sekolah sekitar pukul 16.00 WIB dan akhirnya murid-murid pulang semua. Tapi salah satu saksi menemukan tas dan sepatu korban tertinggal di sekolah," ujarnya.
Artikel Terkait
Pecah Ban, Truk Terguling di Jalan Imogiri Barat Bantul Yogyakarta
Kebakaran di CV Tiga Ganesha Abadi Sewon Bantul Yogyakarta, Kerugian Capai Ratusan Juta
Fakta-fakta Kebakaran di CV Tiga Ganesha Abadi Sewon Bantul Yogyakarta, Perusahaan Terbakar Keempat Kalinya
Driver Ojol Dicelurit Pacar Customer di Palbapang Bantul Yogyakarta, Begini Kondisinya
Viral Siswa SD Ditemukan Meninggal Dunia Usai Pramuka di Sungai Kamal Gunungkidul Yogyakarta