"Bilang makan ayam dan memang keterangan penerima manfaat kita akan lakukan pemeriksaan."
"Kami tetap menunggu hasil pemeriksaan laboratorium," kata Anggit Budiarto.
Anggit Budiarto menyampaikan dari informasi diterima, pembelajaran di SMPN 1 Wedi dibagi 2 sif.
Pada sif pagi, ada sekitar 384 siswa yang mengikuti pembelajaran.
Menu MBG dibagikan saat sif pagi.
"Sif kedua atau siang, dengan adanya kejadian ini (MBG) tidak dibagikan," ujar Anggit Budiarto. ***
Artikel Terkait
Gegara Sedot Bensin, Ruko dan Mobil Avanza Terbakar di Troketon Pedan Klaten, Emak - Emak Terluka
Ratusan Siswa dan Guru di Klaten Laksanakan Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo
Meriah Lur! Warga Berebut 10 Gunungan Hasil Bumi dan Jajanan Pasar Festival Tirta Wijaya di Malangjiwan Kebonarum Klaten
Ratusan Warga Antusias Serbu Wisata Petik Sendiri Buah Semangka di Demakijo Karangnongko Klaten, Sekilo Cuma Rp 3 Ribu
Belasan Siswa SMPN 1 Wedi Klaten Diduga Keracunan MBG, Alami Mual dan Pusing