Setelah tawon Vespa Affinis pergi, korban masih bisa berjalan untuk pulang ke rumah.
Namun, sampai di rumah, korban merasa nyeri dan sesak nafas.
Kemudian, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu.
"Sedang mencari rumput tahu-tahu senggol pohon dan diserang, disengat sama puluhan tawon."
"Saya tiarap, terkena kepala, punggung, tangan. Paling banyak di punggung."
"Saya tiarap kurang lebih 2 menit, terus tawon pergi, saya pulang."
"Yang dirasakan nyeri, sesak, pusing," ucap Riswoko. ***
Artikel Terkait
Ini Lokasi Penangkapan 5 Pemuda Bersenjata Tajam yang Bikin Huru-hara di Klaten Keroyok 2 Korban, Sudah Ditetapkan Jadi Tersangka
Polisi Amankan 3 Orang Peristiwa Keributan Pemuda Bawa Sajam Saat Acara Wayang Kulit di Ceper Klaten, Ada 1 Korban Terluka
Pria Ditemukan Tewas Dalam Mobil Toyota Etios Valco di SPBU Pakis Delanggu Klaten, Korban Sering Parkir Sudah 1 Bulan
Identitas Pria yang Ditemukan Tewas Dalam Mobil Toyota Etios Valco di SPBU Pakis Delanggu Klaten
Begini Kondisi Pria yang Ditemukan Tewas Dalam Mobil Toyota Etios Valco di SPBU Pakis Delanggu Klaten, Saksi Sempat Lihat Korban Minum Obat
Polisi Temukan Obat-obatan di Dekat Pria yang Tewas Dalam Mobil Toyota Etios Valco di SPBU Pakis Delanggu Klaten
3 dari 5 Pemuda Bersenjata Tajam yang Bikin Huru-hara Keroyok 2 Korban di Klaten Ternyata Residivis, Kini Terancam 7 Tahun Penjara
5 Pemuda Bersenjata Tajam Bikin Huru-hara di Klaten Ditangkap Polisi, Beraksi di 2 Lokasi, Cari Korban Secara Acak
Detik-detik 5 Pemuda Bikin Huru-hara di Klaten Keroyok 2 Korban, Bermula dari Batal Tawuran, Mabuk Lalu Keliling Cari Musuh
Cari Rumput Pakan Ternak, Warga Kepanjen Delanggu Klaten Diserang Tawon Vespa Affinis hingga Dirawat di Rumah Sakit