"Bahwasannya sebelum memasuki masa panen tiba, tradisi petani melaksanakan upacara wiwitan untuk berbagi kepada sesama alam dan manusia."
"Kita membuat 1500 pincuk nasi wiwit yang dibagikan kepada pengunjung festival."
"Kita membawa gunungan padi, gunungan palawija, gunungan nasi wiwit."
"Ada juga ogoh-ogoh hama tikus yang sudah kita bakar sebagai simbolisasi penghambat pertanian di Delanggu semoga segera sirna," ucap panitia acara Festival Mbok Sri, Eksan Haranto kepada Portaloka.id, Minggu, 7 September 2025.
Nasi wiwit yang disiapkan berisi nasi gurih, sayuran dan lauk pauk.
Ribuan nasi wiwit langsung ludes diperebutkan dan dibagikan kepada warga dan petani.
"Kegiatan Mbok Sri Mulih dalam rangka menyambut panen raya padi Rojolele."
"Dapat nasi wiwitan, isinya ada nasi, timun, kobis, kacang, wajik dan jambu air."
"Sudah saya coba rasanya enak dan ini bisa melestarikan budaya, selain itu juga jadi keberkahan menyambut panen raya," ucap salah satuw arga, Ratih Ayuningtyas.
Setelah prosesi wiwitan selesai, gunungan hasil bumi langsung diperbutkan oleh warga.
Sementara ogoh-ogoh tikus ukuran raksasa langsung dibakar agar kedepannya hama bisa berkurang di wilayah Delanggu. ***
Artikel Terkait
Cocok Buat Ngadem, Ciblon di Sendang Mbalong Kalikotes Klaten Bikin Seger, Airnya Bening Bayarnya Seikhlasnya, Yuk Gas!
Ratusan Ojol dan Polres Klaten Gelar Doa Bersama untuk Mendiang Affan Kurniawan, Wujud Empati dan Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah
Diduga Gegara Bakar Sampah, Gudang Rumah di Wonosari Klaten Terbakar, 2 Sepeda Motor Ikut Hangus
Kemeriahan Grebeg Maulud di Pundungan Jonggrangan Klaten, Puluhan Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi
Viral Konvoi Gerombolan Pemotor Bawa Sajam dan Ugal-ugalan di Jalan Solo-Yogyakarta Klaten, Polisi Turun Tangan