Kamis, 4 Juni 2026

Edukasi Sejak Dini, Ratusan Siswa SMPN 1 Bandung Ikuti Simulasi Tanggap Bencana #SiapUntukSelamat

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:43 WIB
Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat budaya sadar bencana di masyarakat dengan memberikan edukasi sejak usia dini. (IST)
Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat budaya sadar bencana di masyarakat dengan memberikan edukasi sejak usia dini. (IST)

PORTALOKA.ID - Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat budaya sadar bencana di masyarakat dengan memberikan edukasi sejak usia dini.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana bertajuk #SiapUntukSelamat yang digelar di SMPN 1 Bandung, Jalan Kesatriaan No.12, Kecamatan Cicendo, Kamis, 28 Agustus 2025.

Melalui kegiatan simulasi ini, ratusan siswa SMPN 1 Bandung mendapatkan pelatihan langsung bagaimana bersikap tenang, sigap, dan terarah jika sewaktu-waktu bencana terjadi.

Para siswa diajak memahami langkah-langkah evakuasi, titik kumpul darurat, hingga tata cara penyelamatan diri.

Baca Juga: Resep Minuman Penurun Berat Badan, Rasanya Enak Segar Sehat, Cuma Pakai Mentimun dan Lemon

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung.

Erwin menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang, patahan aktif sepanjang 29 kilometer yang membentang dari Gunung Manglayang hingga Padalarang.

Menurutnya, keberadaan sesar ini membuat Kota Bandung menjadi wilayah dengan risiko bencana yang tinggi.

“Gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur, mengancam keselamatan jiwa, hingga memicu dampak sosial dan ekonomi. Karena itu, kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menyelamatkan diri maupun membantu orang lain,” ucap Erwin.

Baca Juga: Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung Menggelar Penguatan Pendidikan Karater

Menurutnya, memberikan edukasi bencana sejak dini sangat penting agar anak-anak siap menghadapi kemungkinan bencana di kemudian hari.

“Hari ini kita memberikan simulasi edukasi kepada anak-anak SMP 1. Tujuannya agar mereka tidak panik jika menghadapi bencana."

"Harapannya, anak-anak juga bisa menularkan pengetahuan ini kepada teman, tetangga, bahkan orang tuanya,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan skema menjadikan RW, kelurahan, hingga kecamatan sebagai koordinator lapangan (korlaps) dalam penanggulangan bencana.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X