Yatin Priyanti sudah meminta izin kepada RT dan RW setempat untuk menemati bangsal tersebut.
Karena menempati lokadi bangsal makam, maka setiap ada orang meninggal Yatin Priyanti libur berjualan.
Setelah itu, Yatin Priyanti berjualan seperti biasanya lagi.
Satu porsi menu dagangan Yatin Priyanti dijual seharga Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu.
"Tahun 2018 dulunya di sebelah, karena dibangun pindah samping, di bangsal pemakaman."
"Tidak takut, ini jualan gado-gado, lotek, tahu guling dan soto."
"Harga gado-gado Rp 12 ribu, lotek Rp 10 ribu, pengunjung dari Kecamatan Jatinom bahkan Kabupaten Boyolali."
"Pengunjung banyak yang kaget kok di depan makam jualannya."
"Sehari enggak tentu jualannya, bahkan 30 porsi sampai 50 porsi," kata Yatin Priyanti.
Salah satu pembeli, Ani Purnami mengatakan saat pertama datang merasa kaget dan bertanya ada keranda mayat di dalam bangsal makan.
Artikel Terkait
3 Fakta Pemotor Nyemplung Selokan di Nanggulan Kulon Progo, Korban Sempat Tabrak Pot Bunga dan Beberapa Tiang Bendera
Di Talkshow Masa Depan Pangan, Sekda Ciamis Soroti Bahan Pangan Lokal Belum Dimanfaatkan Secara Optimal
Dosen dan Praja IPDN Gelar Pengabdian Masyarakat di Sumedang, Sekda: Kami Sangat Bangga
Pemkab Sumedang Jalin Kerjasama dengan ITB dan IPB Pengembangan SDM hingga Geopark Jatigede
5 Menit Langsung Jadi, Ini Dia Cara Membuat Orak Arik Tahu Telur Paling Praktis Pakai Resep Chef Devina, Ide Bekal Enak dan Bergizi