PORTALOKA.ID - Simak deretan fakta kasus pemuda jadi korban pengeroyokan di Pandak pada Minggu, 24 Agustus 2025 pukul 01.30 WIB.
Persisnya ada di kawasan Nengahan, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pada insiden ini korban sempat muntah darah.
Polisi kini lakukan penyelidikan.
Berikut Portaloka.id sajikan deretan fakta kasus pengeroyokan pemuda di Sradakan Bantul Yogyakarta dirangkum dari berbagai sumber:
1. Ibu Korban Jadi Pelapor
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya kasus pengeroyokan pemuda berinisial AAB (19) di wilayah kerjanya.
Rita bilang, kasus pertama kali dilaporkan ibu korban pada Polsek Sradakan.
"Awalnya, pada Minggu (24/8/2025) sekira pukul 13.00 WIB, ibu korban diberi tahu suaminya bahwa anaknya, yakni AAB, menjadi korban pengeroyokan bersama dua teman korban," kata Rita.
Kekinian pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku.
2. Kondisi Korban
Kata Rita, akibat kekerasan ini korban mengalami luka pada bagian kepala belakang dan pipi kanan bengkak.
Baca Juga: Hadirkan Ratusan UMKM Kuliner, BRI Tawarkan Cashback & Program Menarik di Kampoeng Tempo Doeloe 2025
Artikel Terkait
Seorang Kakek Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Pohon Kelapa di Temon Kulon Progo Yogyakarta
4 Fakta Kakek Tewas Usai Jatuh dari Pohon di Kulon Progo Yogyakarta, Lansia Masih Hidup pasca Terjatuh hingga Keluarga Tolak Penyelidikan
Pelaku Pengeroyokan Dua Remaja di Jalan Menur Bantul Yogyakarta Berhasil Diamankan, Mulanya Sepakat Tawuran di Embung Merdeka Bambanglipuro
5 Fakta Pengeroyokan Remaja di Jalan Menur Bantul Yogyakarta, Pelaku Ada 4 hingga Satu Orang Pertama Diamankan Warga