"Saya potong setengah komisaris. Paling banyak enam orang. Kalau bisa cukup empat atau lima,” ujar Prabowo.
Prabowo melanjutkan bahwa setiap rupiah uang rakyat harus dijaga dengan belanja yang berkualitas.
“Jangan seenaknya main-main dengan uang rakyat, jangan seenak-enaknya."
"Kualitas belanja negara harus terus kita tingkatkan. Kita terus mendorong efisiensi belanja."
Baca Juga: Prabowo Sebut Dunia Islam Harus Bersatu Hadapi Tantangan Global
"Setiap rupiah harus memberi manfaat yang nyata. Belanja operasional yang tidak efisien dipangkas,” kata Prabowo.
“Belanja negara harus memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli dan meningkatkan kualitas layanan publik," ucapnya. ***
Artikel Terkait
Pengamat Ini Sebut Penunjukan Teddy sebagai Seskab oleh Prabowo Lewat Standar Tinggi, Bukan Sekadar Kedekatan
Prabowo Bakal Umumkan Kenaikan Gaji ASN dalam Pidato Kenegaraan Besok? Begini Jawaban Istana
2 Link Live Streaming Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan DPR-MPR 2025
Prabowo Klaim Program Ciptakan 290 Ribu Lapangan Kerja Baru hingga Libatkan Jutaan Petani, Nelayan dan Peternak
Presiden Prabowo: Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp 757,8 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah NKRI