"Memilih topping coklat karena biar lebih manis, soalnya yang lain pakai original dan nangka."
"Agar lebih enak saja pakai coklat."
"Seru dan bisa bermanfaat bagi orang lain," kata Vesa Putri Arindya, Kamis, 7 Agustus 2025.
Hasil kue apem yang dibuat para siswa itu akan disedekahkan kepada panitia sebaran apem Yaaqawiyu di Kecamatan Jatinom.
Diharapkan dengan kegiatan tersebut para siswa bisa melestarikan tradisi sebaran apem Yaaqawiyu.
"Pelajar bisa melestarikan budaya, pembuatan apem sekitar 3 ribu diikuti sebanyak 96 kelompok."
"Tiap kelompok membuat 50 apem sehingga terkumpul 3 ribu apem yang akan disodaqohkan ke pengurus acara tradisi sebaran apem Yaaqawiyu," kata Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jatinom, Eny Sulistyowati. ***
Artikel Terkait
Pengakuan Pemuda Asal Pedan Klaten Bawa Kabur Honda Beat saat Ditinggal Panen Padi: Dijual tapi Belum Laku
5 Fakta Pria Asal Juwiring Gondol Honda Beat Terparkir Depan Ruko di Pedan Klaten, Tinggalkan Sepeda di TKP hingga Ngaku Punya Motor Baru ke Mertua
Pengakuan Pria Asal Juwiring Gondol Honda Beat Terparkir Depan Ruko di Pedan Klaten, Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua
Puluhan Ekor Sapi Jumbo Ikuti Karnaval Sapi di Jatinom Klaten untuk Semarakan HUT RI dan Tradisi Yaaqawiyyu
Dapur Rumah di Bulan Wonosari Klaten Ludes Terbakar saat Ditinggal Pergi Hajatan ke Tetangga, Bermula dari Lupa Matikan Kompor Menghangatakan Sayur