Minggu, 19 Juli 2026

Mahakarya Petani dan Mahasiswa Bikin Tanbo Art Seni Lukis di Sawah di Juwiring, Tulisannya Ucapan Selamat Hari Jadi Klaten ke 221

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Senin, 28 Juli 2025 | 12:11 WIB
Sejumlah petani dan mahasiswa bikin tanbo art atau seni lukis sawah menggunakan 2 varietas padi warna daun berbeda di Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.  (Portaloka.id/WKP)
Sejumlah petani dan mahasiswa bikin tanbo art atau seni lukis sawah menggunakan 2 varietas padi warna daun berbeda di Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

PORTALOKA.ID - Sejumlah petani dan mahasiswa memiliki cara unik untuk mengenalkan potensi pertanian pada generasi muda.

Mereka membuat tanbo art atau seni lukis sawah dengan pola menarik menggunakan 2 varietas padi yang memiliki 2 warna daun berbeda.

Tanbo art yang mereka buat berada di Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Dibutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk membuat sketsa pola tanbo art tersebut.

Baca Juga: Menilik Tradisi Merti Tirta Desa Ponggok Klaten, Tebar Ikan hingga Sembelih Kambing Kendit, Wujud Syukur Air Melimpah untuk Kemakmuran Warga

Dua varietas padi yang digunakan adalah jenis cibatu yang daunnya berwarna hijau dan padi jenis blask madras yang daunnya berwarna ungu.

Tanbo art itu dibuat di lahan seluas 1700 meter persegi.

Salah satu mahasiswa, Safira mengatakan tanbo art menghasilkan karya seni yang indah.

Selain itu, juga bisa untuk mengenalkan dunia pertanian kepada anak muda.

Baca Juga: Kemeriahan Ratusan Anak dan Remaja Ikut Festival Gejog Lesung di Barepan Cawas Klaten, Main Musik Pakai Alat Penumbuk Padi yang Harus Dilestarikan

Safira pun ikut serta membuat tanbo art bersama petani setempat.

Setelah selesai, pemandangan sawah menjadi cantik dan menarik.

"Menurut saya ini sangat menarik, karena ini untuk pertamakalinya saya melihat ternyata padi bisa menghasilkan kesenian."

"Selain itu juga bisa menjadi daya tarik bagi generasi muda yang mungkin sebelumnya melihat sawah itu biasa saja, bisa membuat mereka tertarik untuk membudidayakan padi di sawah."

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X