PORTALOKA.ID - Polisi Polres Klaten, Jawa Tengah, berupaya gerak cepat untuk mengungkap kasus pelemparan batu ke Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng.
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari pihak KAI.
Polres Klaten pun akan melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
"Pada saat ini memang benar, baru kami terima laporan tersebut dari pihak KAI, perwakilan dari Daop 6 Yogyakarta."
"Kami tentunya akan koordinasi dengan pihak KAI, berikut juga Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) ataupun sekuriti yang terdekat penjaga palang pintu tersebut," ucap AKP Taufik Frida Mustofa, Selasa siang, 8 Juli 2025.
AKP Taufik Frida Mustofa mengatakan sudah ada 2 saksi yang diperiksa petugas terkait dengan peristiwa itu.
"Sudah kami dalami, 2 orang saksi dari pihak kereta api atau KAI. Bagian keamanan," imbuhnya.
Akibat dari kejadian itu, pihak KAI mengalami kerugian materi.
Selain itu, 2 orang penumpang juga mengalai luka-luka.
"Kami dapatkan informasi berdasarkan laporan dari pihak KAI bahwasannya akibat kejadian tersebut memang mengalami kerugian baik material ataupun dari penumpang."
"Material yaitu kacanya pecah di gerbong eksekutif 2, kurang lebihnya di kursi 4C dan 4D."
Artikel Terkait
KAI Daop 6 Yogyakarta Buka Suara Soal Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot
Viral Video Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, 2 Penumpang Terkena Serpihan Kaca
Cerita Korban Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot: Muka Penuh Darah, Kaca Pecah Masuk ke Baju
Tegas! KAI Daop 6 Yogyakarta akan Proses Hukum Pelaku Pelempar Batu ke Kereta Api Sancaka saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot
Kasus Pelemparan Batu ke Kereta Api Sancaka Sudah Dilaporkan ke Polres Klaten oleh KAI Daop 6 Yogyakarta