Minggu, 19 Juli 2026

Cerita Korban Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot: Muka Penuh Darah, Kaca Pecah Masuk ke Baju

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 8 Juli 2025 | 13:01 WIB
Salah satu korban menceritakan peristiwa KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng dilempar batu Minggu malam, 6 Juli 2025 saat melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot. (Instagram @widya_anggraini_awaw)
Salah satu korban menceritakan peristiwa KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng dilempar batu Minggu malam, 6 Juli 2025 saat melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot. (Instagram @widya_anggraini_awaw)

Minggu malam, 6 Juli 2025 jam 22.25

Aku duduk di kereta Sancaka Eksekutif, Gerbong 2, kursi 4C-4D.

Tiba-tiba… BRAK! (Jam 22.45) lokasi sebelum klaten

Kaca gerbong dilempar batu dari luar. Aku kena. Muka penuh darah.

Aku bahkan gak sadar sampai orang-orang di sekitar panik dan bilang,

“Mbak, wajah dan leher berdarah!”

Kaca pecah masuk ke rambut, ke muka, bahkan sampai ke dalam baju.

Aku langsung dibawa ke belakang dan dibantu kakak-kakak dari tim KAI. Dibersihkan satu per satu serpihannya

Aku langsung diturunkan ke stasiun Solo dan dibawah ke RS Triharsi Surakarta - Solo dan diperiksa

Alhamdulillah aku masih selamat. Tapi ini bukan kejadian kecil. Ini nyawa taruhannya.

Tolong… jangan ada lagi pelemparan batu ke kereta.

Satu tindakan sembrono bisa membahayakan banyak orang.

Saran dr aku untuk kalian yang lagi naik kereta, gorden tutuo saja, biar lebih aman

Baca Juga: Kecelakaan Maut Truk Kontainer vs Honda Supra di Jalan Raya Jogja-Solo Ceper Klaten, 2 Pengendara Motor Warga Solo Tewas

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X