Kamis, 4 Juni 2026

Cerita Pilu Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali: Bilangnya Sudah akan Pulang ke Banyuwangi

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 4 Juli 2025 | 13:49 WIB
Cerita pilu keluarga korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya (Dok. Polda Jatim)
Cerita pilu keluarga korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya (Dok. Polda Jatim)

PORTALOKA.ID - Duka mendalam menyelimuti keluarga para korban tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali pada Kamis, 3 Juli 2025 dinihari usai hilang kontak pada pukul 23.35 WIB.

Hingga Jumat, 4 Juli 2025, Tim SAR telah menemukan 29 orang selamat, 6 penumpang meninggal dunia, dan sisanya masih dalam proses pencarian.

Suasana duka pun kini menyelimuti Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tempat keluarga korban berkumpul menanti kabar dari sanak saudara mereka yang belum ditemukan.

Salah satu korban meninggal yang baru berhasil diidentifikasi adalah Afnan Aqiel Mustafa, balita berusia tiga tahun yang menjadi korban bersama ibunya, Fitri April Lestari (33).

Baca Juga: Wujudkan Komitmen Sebagai World-Class Sustainable Banking Group, BRI Perkuat Kontribusi terhadap SDGs

Jasad Fitri diketahui telah ditemukan lebih dulu pada Kamis siang, sementara Aqiel ditemukan di perairan Pengambengan, Bali, pada sore harinya.

Tangis keluarga korban pecah saat tubuh kecil itu diangkat dari perairan dan dibawa ke daratan. Poniyem, ibu dari Fitri sekaligus nenek Aqiel merasa terpukul dan kehilangan ibu dan anak yang menjadi korban tewas dalam insiden tersebut.

Dengan nada bergetar, Poniyem mengungkapkan perasaannya di hadapan awak media di Banyuwangi pada Kamis, 3 Juli 2025, seraya mengaku syok berat saat menerima kabar duka kepergian Fitri dan Aqiel.

Poniyem pun mengenang momen terakhir ketika anak dan cucunya berpamitan untuk pergi ke Bali.

Baca Juga: Kapal Tenggelam di Selat Bali, 4 Korban Meninggal Dunia Belasan Orang Selamat

"Bilangnya seminggu liburan ke Bali, Katanya hari Kamis ini sudah mau pulang ke Banyuwangi," ujar Poniyem dengan lirih, mengenang percakapan terakhir dengan korban.

Fitri dan Aqiel berangkat ke Bali menggunakan jasa travel pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Sekalian jenguk suaminya yang kerja di sana (Bali)," imbuh Poniyem.

Keberangkatan mereka bertepatan dengan masa liburan sekolah, yang dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X