PORTALOKA.ID - Seorang wanita nekat mengakhiri hidup dengan cara lompat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Selasa, 1 Juli 2025, sekitar pukul 12.00 WIB.
Diketahui, ternyata korban adalah seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS).
Korban berinisial DA (22), dari Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret angkatan 2021 semester 8.
Di lokasi kejadian ditemukan sebuah sepeda motor Honda Beat AA 3757 CY, tas hitam berisi ponsel, kartu identitas dan buku catatan kecil.
Dalam buku catatan tertulis pesan pamitan dan menyampaikan kondisi korban yang tertekan.
"Yang jelas, korban itu mahasiswi UNS."
"Tapi terkait masalah pribadi seperti apa, kami belum tahu pasti."
"Di lokasi kejadian, kami mengamakan sepeda motor Honda Beat dan tas milik korban," kata Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, dikutip dari Suara Merdeka Solo.
Korban DA Berdiri di Atas Tuas Besi Pembatas Jembatan
Seorang driver ojek online, Hariadi mengatakan saat kejadian ia sedang mengantar penumpang dari arah Palur menuju RS PKU Muhammadiyah Solo.
Artikel Terkait
Terekam CCTV Detik-detik Kecelakaan Adu Banteng Honda Vario vs Yamaha Vixion di Jalan Raya Klaten-Kemalang Nglinggi, 1 Luka Berat, 3 Luka Ringan
Dramatis Damkar Klaten Evakuasi Korban Terjepit Toyota Raize Tabrak Pohon di Jalan Klaten-Manjung Karanglo, Korban Patah Kaki dan Pintu Mobil Rusak
Kecelakaan Tunggal Mobil Toyota Raize Tabrak Pohon di Jalan Klaten-Manjung Karanglo, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Info Tempat Ngadem Lur! Umbul Kapilaler Polanharjo Klaten Renang Bawah Naungan Pohon Beringin Bersama Ikan di Air Sebening Kaca
Pria Naik Honda Genio Tewas Terlindas Truk Pasir di Jalan Jogja-Solo Delanggu Klaten
Isi Sepucuk Pesan yang Ditulis Wanita Terjun dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo: Aku Capek, Maaf Aku Tak Sekuat Ibu
Wanita Terjun dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo, Ditemukan Motor Honda Beat hingga Buku Catatan Kecil
Kronologi Wanita Terjun dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo, Kesaksian Driver Ojek Online: Saya Teriak Mbak Turun Saja