PORTALOKA.ID - Tujuh orang tersangka pengeroyokan pelajar, MTP (18) hingga meninggal dunia di Jalan Monjali, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah berhasil diamankan.
Terbaru, 2 orang yang sempat buron kini telah menyerahkan diri.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun.
Salamun bilang, dua DPO sudah menyerahkan diri ke Polresta Sleman didampingi keluarga masing-masing.
Baca Juga: Segini Gaji Pensiunan PNS Golongan Terendah, Lengkap dengan Tunjangan Pasangan, Anak dan Pangan
Diketahui, kedua buron berinisial AK (29) dan LS (26).
"Dua DPO kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya MTP di Jl. Monjali Gg. Code I, Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman, telah menyerahkan diri ke Polresta Sleman. Tersangka AK dan LS datang didampingi oleh pihak keluarga," kata Salamun.
Kata Salamun, keduanya sudah resmi ditahan sejak Kamis, 12 Juni 2025 lalu.
Kini total ada 7 pelaku yang telah mendekam di balik jeruji penjara dari kasus tersebut.
"Keduanya resmi ditahan pada Kamis, 12 Juni 2025, dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut bersama lima tersangka lainnya yang telah diamankan sebelumnya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi berhasil mengamankan 5 terduga pelaku pengeroyokan pelajar MTP (18) hingga tewas di Angkringan kawasan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pelaku tersebut berinisial S (36), STS (29), dan MS (25) warga Mlati, Sleman.
Kemudian ada DKH (24) warga Tegalrejo dan YPU (21) warga Gondokusuman, Kota Jogja.
Artikel Terkait
Pelaku Pengeroyokan Pelajar hingga Meninggal Dunia di Angkringan Sleman Yogyakarta Berhasil Diamankan, 2 Orang Masih DPO
Fakta Terbaru Pengeroyokan Pelajar hingga Tewas di Angkringan Sleman Yogyakarta, Begini Kondisi Korban Selamatnya
Gegara Pinjol Rp2 Juta, Pria di Kalasan Sleman Yogyakarta Tega Tikam Driver Ojol hingga Meninggal Dunia
Tersangka dan Driver Ojol Sempat Nego Sebelum Penusukan di Sleman Yogyakarta, Kepepet Gegara Teman Terjerat Narkoba
7 Fakta Perampok Bunuh Driver Ojol Gegara Pinjol di Sleman Yogyakarta, Ternyata Demi Lunasi Utang Teman dan Terungkap Kondisi Korban