"Bayi dibunuh dengan dijerat kain pel lalu dikubur di belakang rumah sendiri," ucap Ipda Esa Hendra Hendrawan.
Bayi itu memiliki panjang tubuh 47 centimeter, berat 1,6 kilogram, dan kulit sawo matang.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Jasad bayi terbungkus plastik dan terkubur dangkal sedalam sekitar 2 centimeter.
Dari kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian bayi, kain pel, dan cangkul kecil.
Kronologi Penemuan Mayat Bayi
Mayat bayi perempuan itu ditemukan di pekarangan belakang rumah warga, Kamis pagi, 5 Juni 2025.
Dikutip dari akun Intagram @humaspolrestacilacap, Jumat, 13 Juni 2025, penemuan mayat bayi bermula saat pemilik rumah, SI (64), sedang menggali tanah untuk memindahkan bibit jahe.
Saat itu, SI menemukan plastik hijau mencurigakan lalu dibukan dan melihat bagian kaki bayi.
Kemudian, SI segera memanggil tetangga untuk memastikan temuan tersebut.
SI lalu melaporkan temuannya tersebut ke Ketua RT, yang kemudian diteruskan ke Polsek Cipari.
Polisi Polsek Cipari yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis dari UPTD Puskesmas Cipari. ***
Artikel Terkait
Polisi Gadungan di Cilacap Ajak Korban Kenalan Lalu Jalan-jalan ke Pantai Widarapayung, Endingnya Gasak Motor dan Uang Tunai, Segini Jumlahnya
Remaja Cowok di Cilacap Tengah Nekat Bobol Rumah Tetangga Ambil Uang di Bawah Kasur untuk Beli Gitar, Begini Kronologi Lengkapnya
Pelaku yang Buang Mayat Bayi di Pekarangan Rumah di Pegadingan, Cipari, Cilacap Ternyata Ibu Kandung yang Masih SMK
Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Pekarangan Rumah Warga di Pegadingan, Cipari, Cilacap, Jasad Terbungkus Plastik dan Terkubur Tanah
Pelaku Ibu Kandung yang Masih SMK Buang Mayat Bayi di Pekarangan Rumah di Pegadingan, Cipari, Cilacap Hamil dengan Pacar Takut Ketahuan Keluarga