"Akhirnya pukul 13.45 WIB korban ditemukan di sungai Bendo dekat rumahnya dalam keadaan tenggelam di kedalaman sekitar 40 sentimeter. Setelah dibawa ke rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.
Jeffry melanjutkan, dari keterangan orang tua, sang bocah ternyata masih belajar berjalan.
Diduga K berjalan keluar rumah hingga akhirnya ditemukan tewas tenggelam.
Jeffry bilang, keluarga korban telah menerima kematian K sebagai musibah.
Baca Juga: Baznas Kabupaten Ciamis Salurkan Bantuan Rutilahu Senilai Rp1 Miliar, Ini Kado HUT Ciamis ke-383
Sehingga kasus tidak dilanjutkan ke meja hijau.
"Dari keluarga korban menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut secara hukum," ucapnya.
Berkaca dari kasus tersebut, pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan pada anak-anaknya yang sedang berlatih berjalan.
Hal ini dilakukan agar tidak ada kasus serupa yang terjadi di kemudian hari.***
Artikel Terkait
3 Fakta Dua Warga Bantul Yogyakarta Terluka Ditendang Sapi, Korban Luka di Kepala hingga Masih Ada yang Opname
Kecelakaan KLX Seruduk Pembatas Jalan di Wates Kulon Progo Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia
4 Fakta Kecelakaan Maut KLX di Kulon Progo Yogyakarta, Ternyata Kecelakaan Tunggal hingga Pembonceng Meninggal Dunia
Senggolan RX King Vs Vario di Underpass Kentungan Sleman Yogyakarta, 1 Orang Terluka
4 Fakta Kecelakaan RX King vs Vario di Underpass Kentungan Sleman Yogyakarta, Bukan Adu Banteng hingga Hanya Satu Orang Terluka
Geger! Seorang Karyawan Ditemukan Meninggal Dunia Posisi Tengkurap di Lobi Hotel Mergangsan Yogyakarta
4 Fakta Karyawan Hotel di Mergangsan Yogyakarta Tewas di Lobi, Diduga Ini Penyebabnya....
Pesepeda Onthel Meninggal Dunia Usai Ditabrak Honda GL 100 di Wates Kulon Progo Yogyakarta
4 Fakta Kecelakaan Onthel vs GL 100 di Kulon Progo Yogyakarta, Korban Ternyata Lansia Gegara Mau Belok