PORTALOKA.ID - Pria yang ditemukan tewas di perlintasan kereta api, di Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin malam, 9 Juni 2025 diduga nekat mengakhir hidupnya.
Kanit Reskrim Polsek Delanggu, Aiptu Mardana mengatakan korban memiliki permasalahan dengan keluarga.
Diduga karena depresi, korban lalu nekat mengakhiri hidupnya.
"Kami gali informasi dari orang tua apakah ada permasalahan dengan keluarga, memang ada sedikit permasalahan dengan keluarga."
"Sehari sebelumnya sudah ngomong sama orang tua bahwa dia tidak kuat menghadapi permasalahan."
"Mungkin depresi dan akhirnya dia bunuh diri dengan menabrakan kereta api," kata Aiptu Mardana, Senin malam, 9 Juni 2025.
Kejadian kereta api tertemper orang itu terjadi sekitar pukul 18.06 WIB.
Kejadiannya di KSP 125 lintasan hilir Delanggu-Ceper.
"Di KSP 125 lintasan hilir Delanggu-Ceper, bahwa kereta api Jayakarta arah Solo ke Yogyakarta telah tertemper orang yang tidak dikenal."
"Kami dari unit Reskrim bersama Kapolsek mendatangi TKP," ujar Aiptu Mardana.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB.
Polisi, sukarelawan dan petugas dari KAI lalu mengevakuasi jenazah dibawa ke RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Artikel Terkait
9 Rekomendasi SMK Negeri di Klaten untuk SPMB Jateng 2025 Lengkap dengan Alamatnya, Kamu Pilih yang Mana?
13 Rekomendasi SMK Muhammadiyah di Klaten untuk SPMB Jateng 2025, Cek Alamatnya di Sini
Pria Misterius Ditemukan Tewas Tertabrak KA di Delanggu Klaten, Ditemukan Motor Honda Scoppy, Begini Ciri-ciri Korban
Terungkap Identitas Pria Misterius Ditemukan Tewas Tertabrak KA di Delanggu Klaten, Keluarga Mengakui Korban Adalah Anaknya
Kondisi Pria Misterius saat Ditemukan Tewas Tertabrak KA di Delanggu Klaten, Korban Dibawa ke RSUP Soeradji Tirtonegoro, Polisi Temukan Honda Scoppy