Salah satu warga, Andi Setiawan mengatakan ketinggian air di rumahnya mencapai 1 meter pada Kamis malam, 22 Mei 2025
Material lumpur masuk ke dalam rumah dan menyelimuti berbagai perabot hingga sepeda motor.
"Banjirnya kurang lebih satu meter sampai satu setengah meter."
"Lumpur masuk rumah semua, ini sedang bersih-bersih."
"Terendam semua, ada motor, perabot, kasur terendam semua."
"Ada 3 motor tidak sempat dievakuasi karena cepat sekali banjirnya, airnya penuh lempur, rusak semua," ucap Andi Setiawan kepada Portaloka.id, Jumat pagi, 23 Mei 2025.
Berdasarkan data BPBD, banjir terparah melanda Dukuh Karen RT 2 RW 8, Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah.
Banjir terjadi akibat dari luapan Sungai Mojayan.
Air menggenangi kawasan pemukiman warga dengan ketinggian 1 sampai 1,5 meter.
"Di Dukuh Karen, kurang lebih ada 22 rumah terendam."
Baca Juga: 9 Pengamen dan 2 Badut Jalanan Diamankan Polres Klaten saat Operasi Premanisme
"Seorang ibu menyusui dan bayinya diungsikan ke Hotel atas biaya sendiri sesuai permintaan," ucap Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna.
Artikel Terkait
Terungkap Identitas Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Selokan Jalan Karangwuni-Pedan Ceper Klaten
Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Jalan Karangwuni-Pedan Ceper Klaten Ternyata Korban Kecelakaan
Hujan Deras, 2 Kecamatan di Klaten Dikepung Banjir Setinggi 1,5 Meter, Ibu dan Balita Diungsikan ke Hotel
Nekat Terjang Banjir Setinggi 1 Meter, Mobil Sedan Mogok di Jalan Ronggowarito Klaten Utara, Petugas Damkar Turun Tangan Evakuasi
Banjir di Gumulan Klaten Surut, Warga Bersihkan Rumah dan Motor yang Diselimuti Lumpur hingga Jemur Buku Pelajaran