Semetara itu, sejumlah jemaah calon haji merasa senang diberi bekal makanan oleh pemerintah setempat.
Bekal makanan itu bisa dinikmati saat jemaah calon haji merasa rindu dengan cita rasa kuliner Indonesia.
"Pasti sangat bermanfaat sekali, bisa mengobati rasa rindu tanah air, karena lidahnya lidah Klaten serasa ditanah kita sendiri," ucap jemaah calon haji, Slamet.
Baca Juga: Tanggapan Maxim soal Kasus Begal Rampok Mobil di Karangnongko Klaten
Dikutip dari Suara Merdeka Solo, jumlah jemaah calon haji Klaten hingga 5 Mei 2025 sebanyak 987 orang.
Jumlah itu kemungkinan masih berubah.
"Dari 987 orang, 466 laki-laki dan 521 perempuan, serta 126 orang atau 7 persen berusia antara 70 sampai 90 tahun," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Klaten, Anif Solikhin.
Usia terbanyak 51-60 tahun yakni 316 orang, 249 orang berusia 61-70 tahun, 222 berusia 41-50 tahun.
Jemaah calon haji yang berusia 71-80 tahun ada 88 orang, 81-90 tahun 36 orang, usia 31-40 tahun ada 56 orang, usia 21-30 tahun ada 19 orang dan usia 18-20 tahun 3 orang.
Tahun 2025 jamaah calon haji termuda adalah Nabilah Aidah Farrah berusia 18 tahun.
Sedangkan yang tertua Paingi berusia 87 tahun.
"Tahun ini didominasi ASN yakni 243 orang, disusul dari kalangan swasta 233 orang, ibu rumah tangga 175 dan pedagang 158 orang," imbuhnya.
Baca Juga: 1 Rumah di Cawas Klaten Kebakaran, Diduga Gegara Anak 4 Tahun Bermain Korek Api
Artikel Terkait
Viral Video Pria Diamuk Warga di Kemalang Klaten Gegara Kepergok Gondol Motor, Polisi Dalami Pelaku Lain
Terekam CCTV Detik-detik Pria Gagal Curi Burung di Ceper Klaten, Pelaku Ditonjok Emak-emak Lalu Kabur Diteriaki Maling
Terdampak Hujan dan Lapuk, Rumah Warga Gergunung Klaten Roboh Menimpa 2 Motor
Hujan Es dan Angin Kencang Melanda Prambanan Klaten, 1 Joglo Ambruk, Belasan Atap Rumah Berterbangan
Prambanan Klaten Diguyur Hujan Es dan Angin Kencang, Joglo Roboh dam Sejumlah Bangunan Rusak