Baca Juga: Tren Gaya Hidup Sehat Makin Digemari, BRI Berdayakan UMKM Manfaatkan Peluang di Industri Gula Aren
Manajemen risiko juga menjadi elemen integral dalam strategi ekspansi BRI. Hal ini penting untuk memastikan setiap inisiatif pertumbuhan tetap dilaksanakan secara prudent.
"Risk management bukan sekadar fungsi kontrol yang mengatakan tidak terhadap risiko. Justru, pendekatan ini harus menjadi jalan untuk memahami dan mengelola risiko secara tepat agar bisnis tetap dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat," tegas Hery.
Di tengah dinamika ekonomi global yang menantang, BRI Group mencatatkan kinerja yang baik di sepanjang Triwulan I 2025 dengan laba bersih sebesar Rp13,80 triliun dan aset mencapai Rp2.098,23 triliun, tumbuh 5,49% secara tahunan.
Penyaluran kredit mencapai Rp1.373,66 triliun, dengan porsi UMKM sebesar 81,97 persen atau setara Rp1.126,02 triliun.
Baca Juga: Cuma Modal Rp20 Ribu Bisa 'Ngalamun' dengan Tenang di 5 Tempat Jawa Barat Ini, Cek Lokasinya!
Ke depan, BRI terus mengembangkan kapabilitasnya menuju universal banking yang memungkinkan layanan menyeluruh bagi seluruh segmen nasabah di Indonesia.
Sebagai informasi, Direktur Utama BRI Hery Gunardi diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Maret 2025 dan dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.***
Artikel Terkait
Pemuda Asal Bantul Tewas usai Kecelakaan di Jalan Wates Sleman Yogyakarta
Es Buah Segar Dinikmati saat Cuaca Panas, Dijual Rp 5 Ribuan Auto Cuan, Enak Murah Banyak Laris! Cek Resepnya di Sini
Bukti Baru Kasus Pemuda Pelaku Tindak Asusila Tehadap 31 Anak Dibawah Umur di Jepara, Ini yang Ditemukan Polisi
Adu Banteng Aerox Vs Revo di Moyudan Sleman Yogyakarta, 2 Orang Meninggal Dunia
Gegara Korsleting Charger HP, Rumah Warga Galur Kulon Progo Hangus Terbakar
Partai Gerindra Ciamis Gelar Pendidikan Politik untuk Pengurus Partai