Minggu, 19 Juli 2026

BRI Catatkan Laba Rp13,8 triliun Jakarta, Di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Rabu, 30 April 2025 | 13:33 WIB
Di tengah dinamika ekonomi global, begini gebrakan yang dilakukan BRI (IST)
Di tengah dinamika ekonomi global, begini gebrakan yang dilakukan BRI (IST)

Aquarius menambahkan bahwa dalam menghadapi era digitalisasi, BRI juga aktif membangun infrastrukturpembayaran yang modern dengan memperluas jangkauanlayanan transaksi non-tunai di seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dari keberhasilan BRI membangun ekosistem pembayaran digital dengan dukungan lebih dari 4,3 juta merchant QRIS dan 344 ribu merchant EDC yang tersebar dari pusat kota hingga pelosok desa.

Dari sisi likuiditas dan permodalan BRI juga berada dikondisi yang kuat, sehingga BRI masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih baik pada periode yang akan datang. Hal tersebut disampaikan Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu.

 

Kinerja positif BRI hingga akhir Maret 2025 juga didukung dengan kondisi likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat. Hal ini ditunjukkan dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank berada di level 86,03% dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,03%. Posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI tersebut jauh di atas ketentuan batas minimal CAR yang dipersyaratkan”, ungkap Viviana.

Pada penutup press conference, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa saat ini perseroan dihadapkan pada tantangan global yang tidak mudah. Namun, di balik tantangantersebut, BRI melihat peluang besar untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan memperkuat posisi BRI di industri keuangannasional dan regional.

Saat ini BRI memiliki fondasi yang sangat kuat untukmengoptimalkan peluang tersebut. BRI memiliki lebihdari 36.600 tenaga pemasar yang terdiri dari tenaga pemasarmikro (Mantri), RM Lending, dan RM Funding & Transactiondan BRI juga didukung oleh lebih dari 6 ribu unit kerja, mulaidari Kantor Cabang hingga BRI Unit yang tersebar hingga kepelosok negeri. Menjadikan BRI sebagai bank dengan jaringandan jangkauan terluas di Indonesia,” ujar Hery.

Selain itu, Hery menambahkan BRI juga memiliki customer base yang besar dimana hingga akhir Maret 2025 terdapat lebihdari 221 juta rekening simpanan serta 211 ribu user QLola di segmen korporasi. Ini bukan hanya angka, ini adalah ekosistembesar yang menjadi kekuatan strategis BRI ke depan.

Hery menjelaskan transformasi BRI menuju universal banking adalah jawaban atas tantangan saat ini. BRI tidak hanyaakan menjadi bank terbaik di segmen UMKM, tetapi juga harusmampu melayani seluruh spektrum kebutuhan nasabah dariindividu hingga korporasi besar, di seluruh lapisan masyarakat.

Dengan pijakan kinerja positif pada tiga bulan pertama tahun2025 ini, kedepan BRI optimis dapat mencatatkan pertumbuhankinerja keuangan yang berkelanjutan dengan mengedepankanprinsip-prinsip prudential banking dan risk management yang baik di tengah dinamika kondisi perekonomian global,” pungkasHery.

Sebagai informasi, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, DirekturManajemen Risiko BRI Mucharom, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, dan Direktur Network & Retail FundingBRI Aquarius Rudianto yang diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025 dan dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya setelahmendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan KepatutanOJK.***

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X