Aquarius menambahkan bahwa dalam menghadapi era digitalisasi, BRI juga aktif membangun infrastrukturpembayaran yang modern dengan memperluas jangkauanlayanan transaksi non-tunai di seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dari keberhasilan BRI membangun ekosistem pembayaran digital dengan dukungan lebih dari 4,3 juta merchant QRIS dan 344 ribu merchant EDC yang tersebar dari pusat kota hingga pelosok desa.
Dari sisi likuiditas dan permodalan BRI juga berada dikondisi yang kuat, sehingga BRI masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih baik pada periode yang akan datang. Hal tersebut disampaikan Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu.
“Kinerja positif BRI hingga akhir Maret 2025 juga didukung dengan kondisi likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat. Hal ini ditunjukkan dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank berada di level 86,03% dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,03%. Posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI tersebut jauh di atas ketentuan batas minimal CAR yang dipersyaratkan”, ungkap Viviana.
Pada penutup press conference, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa saat ini perseroan dihadapkan pada tantangan global yang tidak mudah. Namun, di balik tantangantersebut, BRI melihat peluang besar untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan memperkuat posisi BRI di industri keuangannasional dan regional.
“Saat ini BRI memiliki fondasi yang sangat kuat untukmengoptimalkan peluang tersebut. “BRI memiliki lebihdari 36.600 tenaga pemasar yang terdiri dari tenaga pemasarmikro (Mantri), RM Lending, dan RM Funding & Transactiondan BRI juga didukung oleh lebih dari 6 ribu unit kerja, mulaidari Kantor Cabang hingga BRI Unit yang tersebar hingga kepelosok negeri. Menjadikan BRI sebagai bank dengan jaringandan jangkauan terluas di Indonesia,” ujar Hery.
Selain itu, Hery menambahkan BRI juga memiliki customer base yang besar dimana hingga akhir Maret 2025 terdapat lebihdari 221 juta rekening simpanan serta 211 ribu user QLola di segmen korporasi. Ini bukan hanya angka, ini adalah ekosistembesar yang menjadi kekuatan strategis BRI ke depan.
Hery menjelaskan transformasi BRI menuju universal banking adalah jawaban atas tantangan saat ini. BRI tidak hanyaakan menjadi bank terbaik di segmen UMKM, tetapi juga harusmampu melayani seluruh spektrum kebutuhan nasabah dariindividu hingga korporasi besar, di seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan pijakan kinerja positif pada tiga bulan pertama tahun2025 ini, kedepan BRI optimis dapat mencatatkan pertumbuhankinerja keuangan yang berkelanjutan dengan mengedepankanprinsip-prinsip prudential banking dan risk management yang baik di tengah dinamika kondisi perekonomian global,” pungkasHery.
Sebagai informasi, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, DirekturManajemen Risiko BRI Mucharom, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, dan Direktur Network & Retail FundingBRI Aquarius Rudianto yang diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025 dan dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya setelahmendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan KepatutanOJK.***
Artikel Terkait
Klaster Usaha Tenun Ulos Ini Sukses Bangkit dan Berdayakan Kaum Wanita Berkat Program Klasterkuhidupku BRI
Holding Ultra Mikro BRI Tegaskan Komitmen Ciptakan Ekonomi Inklusif dan Kesetaraan Gender di Hari Kartini, Berdayakan 14,4 Juta Pengusaha Wanita
Sosok Mantri Perempuan BRI Yang Pantang Menyerah dalam Memberdayakan Pengusaha Mikro, Sebagai Cerminan Kartini Masa Kini
BRI Hadirkan Layanan Keuangan Hingga ke Pelosok Negeri, 1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88 Persen Wilayah Indonesia
BRI Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun Hingga Akhir Maret 2025 untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
UMKM Minuman Herbal Berhasil Garap Pasar Luar Negeri Berkat Dorongan BRI
Kisah Sukses Serius Pangan Nusantara, UMKM Kopi yang Sukses Go Global Berkat Pemberdayaan BRI: Berawal dari Coffe Shop
Kisah Sukses UMKM 'Bali Nature', Go Internasional setelah Dapat Sentuhan Pemberdayaan BRI
Berkat LinkUMKM BRI Pengusaha Ini Mampu Naik Kelas, Kembangkan Produk dan Perluas Skala Usaha
BRI Mediapreneur Talks Promedia 2025 Siap Sambangi Kota Serang: Seminar Bisnis untuk Jurnalis hingga Pengusaha Media