PORTALOKA.ID - Pabrik gudang kertas di Jalan Raya Juwiring, Desa Bolopleret, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah hangus dilalap di jago merah, Jumat, 18 April 2025.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kejadian kebakaran menyebabkan kerugian sekitar Rp 1,3 miliar dari 2 perusahaan.
Bangunan itu milik PT Dewa Mata Angin (DMA).
Sedangkan barang-barang didalamnya milik PT Hilal Gemilang (HG).
"Kerugian bangunan milik PT Dewa Mata Angin ditaksir sekitar Rp 1 miliar."
"Sedangkan kertas-kertas dan stereofom milik PT Hilal Gemilang nilainya sekitar Rp 300 juta."
"Total kerugian sekitar Rp 1,3 miliar," kata Kasi Humas Polres Klaten, AKP Nyoto, dikutip dari Suara Merdeka Solo.
AKP Nyoto menuturkan kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 09.45 WIB.
Awalnya karyawan sedang menyiapkan barang yang akan dimuat melihat ada percikan api.
"Saat saksi sedang menyiapkan barang yang akan dimuat telah melihat adanya percikan api dari atas gudang."
"Setelah itu berusaha mematikan pakai APAR tapi tidak bisa."
Artikel Terkait
Bupati Klaten Hamenang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan di Karangturi Gantiwarno Gratis
UPDATE Jumlah Korban Jadi 129 Orang, 1 Meninggal Dunia, Kasus Keracunan di Karangturi Gantiwarno Klaten saat Acara Wayangan
1 Korban Meninggal Dunia Kasus Keracunan di Karangturi Gantiwarno Klaten Sudah Dimakamkan
Korban Meninggal Dunia Ada Kelainan di Jantung dan Komorbid, Kasus Keracunan Seusai Wayangan di Karangturi Gantiwarno Klaten
Korban Meninggal Dunia Keracunan Makanan di Karangturi Gantiwarno Klaten Makan 2 Nasi Kotak, Sempat Ditawarkan ke sang Istri di Rumah
Polres Klaten Terjunkan Tim Trauma Healing untuk Dampingi Korban Keracunan Massal di Karangturi Gantiwarno
UPDATE Jumlah Korban Keracunan Jadi 137 Orang, 1 Meninggal Dunia, Kasus di Karangturi Gantiwarno Klaten saat Acara Wayangan
Posko KLB Keracunan Makanan di Karangturi Klaten Ditutup, Pendataan Pindah Puskesmas Albanisa Gantiwarno
Polres Klaten Periksa Dua Saksi Kasus Keracunan di Karangturi Gantiwarno saat Acara Wayangan, Sampel Makanan Dikirim Ke Laboratorium