Pihak sekolah juga telah melakukan pendataan awal terhadap siswa yang memiliki alergi makanan. Sekitar 0,2% siswa dilaporkan mengalami alergi tertentu, dan telah dilaporkan ke Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) untuk penyesuaian menu.
“Jika ada siswa yang alergi ayam, maka akan diganti dengan makanan bernilai gizi setara seperti telur,” jelasnya.
Dengan dimulainya program ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap dapat turut serta dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
4 Fakta Santri Ponpes Mojokerto Terseret Ombak Pantai Parangtritis Yogyakarta, Ternyata Sudah Berkali-kali Diperingati Petugas
Momen Spesial Raja Abdullah II Sambut Prabowo di Jordania, Kerahkan Pesawat Tempur hingga Disetiri ke Hotel
17 SMA dan SMK Terbaik di Sleman yang Masuk Jajaran TOP 1000 Sekolah, Rekomendasi SPMB 2025
Siap-Siap SPMB 2025 Dibuka! Ini 28 SMA SMK, dan MA Terbaik Kota Bekasi yang Masuk dalam Deretan TOP 1000 Sekolah
Lakukan Pelanggaran Berat, Polres Sikka NTT Pecat 2 Anggotanya, Salah Satunya Terbukti Ajak Tak Senonoh Remaja Perempuan
Kronologi 5 Warga Amfoang Selatan Kupang Digigit Anjing Liar, Tim Medis Segera Beri Vaksin Rabies