Tim medis Puskesmas Fatumonas membersihkan luka korban dan memberikan pengobatan serta vaksinasi rabies tahap pertama.
Korban diimbau untuk kembali satu minggu kemudian guna pemeriksaan lanjutan dan vaksinasi tahap dua.
Pihak puskesmas juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Hewan untuk memeriksa anjing yang telah diamankan.
Anjing yang menggigit para korban kini telah diamankan oleh warga. Diduga kuat hewan tersebut berasal dari luar desa karena tidak dikenali oleh penduduk sekitar.
Kapolsek Ipda Cemy P. Toleu menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi penyebaran rabies, dan mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan hewan yang menunjukkan perilaku agresif atau mencurigakan.***
Artikel Terkait
4 Fakta Santri Ponpes Mojokerto Terseret Ombak Pantai Parangtritis Yogyakarta, Ternyata Sudah Berkali-kali Diperingati Petugas
Nelayan Berhasil Temukan Wisatawan Banjarnegara yang Hilang Terseret Ombak Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta pada Pekan Lalu
Prabowo Prabowo Ungkap Qatar akan Investasi dengan Danantara Sekitar Rp 33 T
Berantas Pungli, Dedi Mulyadi Larangan Segala Bentuk Sumbangan di Jalan Raya di Wilayah Jawa Barat
17 SMA dan SMK Terbaik di Sleman yang Masuk Jajaran TOP 1000 Sekolah, Rekomendasi SPMB 2025
Siap-Siap SPMB 2025 Dibuka! Ini 28 SMA SMK, dan MA Terbaik Kota Bekasi yang Masuk dalam Deretan TOP 1000 Sekolah