Kamis, 4 Juni 2026

Hendak Memancing, 5 Warga Kupang NTT Alami Kecelakaan Laut di Perairan Kbo'o Amarasi Selatan, Polisi Ungkap Kronologinya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 13 April 2025 | 10:30 WIB
Warga Kupang kecelakaan laut saat hendak memancing (Tribratanews Kupang)
Warga Kupang kecelakaan laut saat hendak memancing (Tribratanews Kupang)

KUPANG, PORTALOKA.ID - Nasib malang menimpa lima warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka mengalami kecelakaan laut saat hendak memancing di perairan Laut Teres, tepatnya di wilayah Kbo'o, Kecamatan Amarasi Selatan, pada Sabtu, 11 April 2025 sekitar pukul 20.00 WITA.

Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kapolsek Amarasi AKP Jemmy O.Sigakole membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Ya benar, kejadiannya hari Sabtu kemarin, korban semuanya selamat," terangnya, dikutip dari Tribratanews Kupang.

Baca Juga: Polsek Kota Lama Tangkap Pelaku Penganiayaan di Paradiso Kupang, Seorang Pemuda Terluka Akibat Tebasan Parang

Beruntung kelima pemancing tersebut selamat meski mengalami trauma.

Kapolsek Amarasi AKP Jemmy mengungkapkan, insiden tersebut bermula saat para korban berangkat melaut menggunakan sebuah perahu motor fiber bermesin Yamaha Johnson 15 PK.

Perahu tersebut dikemudikan Nimrot Billi, salah satu dari lima korban.

Setibanya di perairan sekitar 500 meter dari garis pantai Kbo'o, ombak besar tiba-tiba menghantam perahu hingga terbalik. Kelima korban pun terjatuh ke laut.

Baca Juga: TRAGIS! Dua Bocah SD di Kupang NTT Tewas Terseret Arus Banjir Kali Bibe saat Hendak ke Kebun, Begini Kronologinya

Meski sempat panik, mereka berhasil berenang menuju daratan dan kemudian dievakuasi oleh warga setempat ke Puskesmas Sonraen sekitar pukul 02.00 WITA untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut keterangan, saat kejadian cuaca di sekitar pantai tampak berawan namun tidak hujan.

Gelombang laut yang tiba-tiba besar diduga sebagai pemicu utama terbaliknya perahu.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung meluncur ke TKP dan mengecek kondisi para korban.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X