PORTALOKA.ID - Kasus pertalite bercampur air di SPBU Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sudah ditangai oleh pihak kepolisian.
Polres Klaten meningkatkan status kasus pertalite campur air ke tingkat penyidikan.
Petugas melakukan penyelidikan di internal SPBU, transportir yang mengirim BBM dari depo dan sumber dari Depo Pertamina.
Polisi juga telah mengamankan beberapa saksi.
"Polres Klaten melakukan pendalaman dan pengembangan bersama pihak Pertamina Patra Niaga."
"Kasusnya sudah ditingkatkan ke tingkat penyidikan," kata Kasi Humas Polres Klaten, AKP Nyoto, Rabu, 9 April 2025.
AKP Nyoto menjelaskan kronologi kejadian kasus pertalite bercampur air terungkap pada Selasa, 8 April 2025 sekitar pukul 01.00 WIB.
Awalnya, ada laporan warga yang kendaraannya mogok seusai mengisi BBM jenis pertalite di SPBU 44.574.29 di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
"Sat Reskrim Polres Klaten bersama Polsek Trucuk melakukan penyelidikan dan pendalaman."
"Mendapati memang benar BBM yang keluar dari Nosel SPBU jenis pertalite telah tercampur air," ujar AKP Nyoto.
Ada 4 mobil dan 7 sepeda motor yang mengalami mogok, usai mengisi BBM di SPBU Trucuk.
Setelah dilakukan pengecekan, BBM pada tangki kendaraan mengandung air.
Artikel Terkait
Wisatawan Asal Surakarta Kehilangan Helm saat Piknik ke Umbul Kemanten Klaten, Posisi Motor Berpindah, Begini Endingnya setelah Polisi Datang
Pihak SPBU Trucuk Klaten Buka Suara soal Belasan Kendaraan Mogok setelah Isi Pertalite Diduga Campur Air: Baru Pertama Kali
Begini Wujud Tanggung Jawab SPBU Trucuk Klaten Pasca Belasan Mobil dan Motor Mogok setelah Isi BBM Pertalite Diduga Campur Air
SPBU Trucuk Klaten Ditutup Sementara, Buntut Viral Sepeda Motor dan Mobil Mogok setelah Isi BBM Pertalite Diduga Tercampur Air
4 Ton Volume BBM Pertalite di SPBU Trucuk Diduga Tercampur Air, Pertamina dan Polres Klaten Lakukan Investigasi